Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Cara Pemkab Kediri Naikkan PAD Lewat Inovasi Digitalisasi Untuk Kemandirian Fiskal Daerah

A. Daroini
×

Cara Pemkab Kediri Naikkan PAD Lewat Inovasi Digitalisasi Untuk Kemandirian Fiskal Daerah

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Kediri, Memo

Pemerintah Kabupaten Kediri kini tengah merancang strategi segar untuk memperkuat struktur keuangan daerahnya di tengah masa efisiensi anggaran. Langkah strategis ini diambil demi memastikan program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan maksimal tanpa hambatan biaya.

Baca Juga: Bantuan Rombong Kontainer Bupati Kediri Mas Dhito Bikin Lapak Bunga Mbah Minem Makin Menarik

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan komitmennya untuk memacu kreativitas seluruh jajaran dinas dalam mendongkrak pendapatan lokal. Upaya tersebut disampaikan secara resmi saat merespons pandangan umum fraksi DPRD terkait laporan pertanggungjawaban keuangan daerah, Selasa (23/6).

Komitmen Kuat Menuju Otonomi Keuangan

Pemerintah daerah tidak ingin terus-menerus bergantung pada kucuran dana dari pemerintah pusat. Kemandirian fiskal menjadi target utama yang harus dicapai melalui skema yang lebih modern dan terukur.

Baca Juga: Rekor Satu Dekade Kabupaten Kediri Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut Tanpa Putus

“Kemandirian fiskal akan terus diupayakan melalui peningkatan PAD,” ujar sosok yang akrab disapa Mas Dhito tersebut.

Strategi Baru Cara Pemkab Kediri Naikkan PAD Lewat Inovasi Digitalisasi

Ada beragam cetak biru yang disiapkan untuk mengoptimalkan sektor pendapatan asli daerah ini. Salah satu fokus utamanya adalah mempermudah masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban perpajakan mereka.

Baca Juga: Kisah Haru Warga Puncu Bangkit Lewat Program Bantuan Modal Usaha Bupati Kediri

Pemerintah daerah kini mengandalkan sistem daring (online) untuk mempercepat sekaligus transparansi penyerapan pajak dan retribusi. Selain itu, basis data mengenai potensi pendapatan di berbagai sektor juga terus diperbarui agar tidak ada potensi yang bocor.

Pengawasan Ketat dan Evaluasi Regulasi

Sistem pelaporan pajak dari para wajib pajak kini mulai dialihkan ke ranah digital. Langkah ini diambil guna mempermudah pengawasan sekaligus menutup celah pungutan liar di lapangan.