Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Hanya Hitungan Jam, Pelaku Pembacokan Sonobekel Berhasil Diringkus Tim Satresmob Macan Wilis Polres Nganjuk Di Mojokerto

Mulyadi Memo
×

Hanya Hitungan Jam, Pelaku Pembacokan Sonobekel Berhasil Diringkus Tim Satresmob Macan Wilis Polres Nganjuk Di Mojokerto

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Tidak kurang dari 12 jam, Tim Satresmob Macan Wilis Polres Nganjuk akhirnya berhasil meringkus dan mengamankan pelaku pembacokan berinisial RGP, 17, warga Dusun Mukuh RT 03 RW 06 Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjunganom.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pelaku ditangkap di Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 09.30 WIB hari ini ( Jumat, 12/06/2026).

Baca Juga: Di Lingkungan Keluarga Dan Sekolah , Pelaku Pembacokan Dikenal Anak Pendiam Dan Tertutup, Benarkah Demikian ?, Ini Faktanya....

Dari keterangan sejumlah nara sumber pelaku ternyata masih berstatus sebagai pelajar kelas Xl di salah satu SMK swasta di wilayah Kecamatan Baron.

Baca Juga: Asmara Berdarah Di Malam Jumat Kliwon , Jembatan Widas Sonobekel Jadi Saksi Bisu.....

Sementara untuk barang bukti berupa senjata tajam ( sajam) milik pelaku yang digunakan untuk melukai korban diduga kuat sengaja dibuang oleh pelaku. Dan sampai berita ini ditulis ,Tim Buser Macan Wilis Polres Nganjuk masih melakukan pencarian barang bukti di area TKP barat sungai widas tepatnya di Dusun Sekarputih Desa Sonobekel Kecamatan Tanjunganom.

Baca Juga: Hari Pertama Pengurukan, Dump Truck Nggoling Di Lokasi Garapan Milik PT Sreya Sewu Indonesia,Ini Penyebabnya..

Diinformasikan juga, untuk perkembangan terkini kondisi korban yang masih dirawat di RS Bhayangkara Nganjuk masih mengalami trauma berat atas kejadian yang menimpa dirinya pada Kamis malam ( 11/06/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Trauma itu seperti disampaikan Kepala Desa Sonobekel, Sentot Rudi Prasetiono menirukan pengakuan dari korban teringat betul sebelum insiden pembacokan, korban sempat dibuntuti pelaku dari arah timur Dusun Sumberagung Desa Banjaranyar.

” Pelaku beraksi saat korban masuk di jalur sepi searah menuju rumahnya . Untungnya saat pelaku akan beraksi lebih brutal berhasil digagalkan oleh warga. Takut ditangkap warga akhirnya pelaku langsung kabur meninggalkan korban dalam kondisi sudah bersimbah darah,” ujar Sentot menirukan pengakuan korban saat ditemui di UGD RS Bhayangkara Nganjuk.

Dijelaskan Sentot juga pelaku berhasil melukai tubuh korban pada bagian kepala , bahu dan pergelangan tangan kirinya.

” Luka yang paling serius di bagian pergelangan tangan kiri, dimungkinkan korban sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku dengan gerakan tangkisan,” jelas Sentot juga.

Untuk sementara waktu informasi seputar jenis barang bukti ( BB) milik pelaku yang sudah berhasil diamankan belum ada keterangan secara resmi dari pihak polisi. ( Adi )