Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Asmara Berdarah Di Malam Jumat Kliwon , Jembatan Widas Sonobekel Jadi Saksi Bisu…..

Mulyadi Memo
×

Asmara Berdarah Di Malam Jumat Kliwon , Jembatan Widas Sonobekel Jadi Saksi Bisu…..

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Peristiwa pembacokan kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Nganjuk. Kali ini menimpa korban seorang wanita diketahui bernama Dela Margareta Puspita Ningrum (19) warga Desa Sonobekel Kecamatan Tanjunganom.

Insiden berdarah tersebut terjadi pada Kamis malam ( 11/06/2026) sekitar pukul 19.30 WIB . Lokasi kejadian berada di barat jembatan sungai widas tepatnya di Dusun Sekarputih Desa Sonobekel.

Baca Juga: Hari Pertama Pengurukan, Dump Truck Nggoling Di Lokasi Garapan Milik PT Sreya Sewu Indonesia,Ini Penyebabnya..

Dari keterangan sejumlah warga di sekitar TKP, diketahuinya peristiwa itu berawal dari suara jeritan keras berasal dari semak semak tepi jalan yang kondisinya gelap gulita.

Untuk memastikan ada apa dibalik suara jeritan itu, para warga langsung bergegas mendekat ke sumber suara berasal. Setelah berhasil ditemukan ternyata suara jeritan tersebut berasal dari seorang wanita dalam kondisi sudah terkapar bersimbah darah segar tergeletak di semak semak.

Baca Juga: Sekda Nur Solekan Terima Berkas Pandangan Umum 7 Fraksi Di Paripurna DPRD Nganjuk, F PDIP Evaluasi Optimalisasi Pendapatan Dasrah

Melihat kejadian itu, salah satu warga langsung menghubungi pamong setempat untuk segera ke lokasi kejadian dan melaporkan peristiwa berdarah ini ke pihak berwajib .

Menurut keterangan salah satu warga saat berada di TKP menjelakan karena darah segar terus mengalir dari tangan dan kepala korrban tanpa pikir panjang para warga langsung melarikan korban ke RS Bhayangkara guna menjalani perawatan intensif.

Baca Juga: Puguh Hernanto : Pawai Boyong Hambangun Projo Sarana Edukasi Sejarah Untuk Generasi Melinial

Sampai berita ini ditulis, pelaku pembacokan belum berhasil ditangkap. Sementara dari jajaran kepolisian dari Polsek Warujayeng dan Polres Nganjuk masih melakukan olah TKP dan menghimpun bahan keterangan dari para warga setempat.

” Untuk sementara apa motif dibalik peristiwa ini belum bisa diketahui, kita juga menunggu hasil lidik dari kepolisian, mudah mudahan pelaku segera tertangkap,” ungkap Kepala Desa Sonobekel, Sentot Rudi Prasetiono.

Sementara isu yang beredar di masyarakat motif dibalik kejadian berdarah ini ada hubungannya dengan persoalan asmara.

” Belum lama ini korban baru saja melangsungkan pernikahan, dimungkinkan pelaku bisa jadi mantan kekasih korban. Karena terbakar api cemburu akhirnya nekat melakukan penganiayaan ,” ungkap para warga.

Sampai berita ini ditulis, pelaku pembacokan belum berhasil ditemukan masih dalam pengejaran polisi. ( Adi)