Kediri, Memo
Mbak Wali Jaga Harmoni Kota Lewat Agenda Silaturahmi Ramadan. Suasana hangat penuh kebersamaan begitu terasa di kompleks Pondok Pesantren Wali Barokah. Ratusan warga, tokoh lintas sektor, hingga pemuka agama berkumpul dalam satu harmoni untuk mengikuti agenda buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
Baca Juga: Mbak Wali Minta Sektor Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan Kelurahan Kediri Guna Maju Bersama
Hadir di tengah-tengah acara, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan rasa optimisme yang besar melihat kompaknya seluruh elemen yang berkumpul. Sosok pemimpin muda yang akrab disapa Mbak Wali ini menilai, momentum silaturahmi Ramadan Wali Kota Kediri kali ini merepresentasikan wajah asli Kota Kediri yang sesungguhnya: rukun, kolaboratif, dan saling menopang satu sama lain.
Di dalam satu ruangan, tampak sinergi nyata antara ulama yang mengawal moral umat, aparat keamanan yang menjaga kondusivitas, lembaga keuangan penopang stabilitas ekonomi, serta jajaran pemerintah daerah selaku pengambil kebijakan. Kehadiran masyarakat luas menjadi penyempurna sekaligus ruh dari kebersamaan tersebut.
Baca Juga: Mbak Wali Berangkatkan Warga Lewat Program Umroh Gratis Kota Kediri Pakai Dana Pribadi
Mbak Wali memaparkan, saat pemerintah pusat tengah berfokus mengamankan pasokan pangan dan memperkuat jaring pengaman sosial menjelang Idulfitri, Pemkot Kediri bergerak cepat mengeksekusinya di tingkat lokal. Berbagai ikhtiar nyata terus digenjot, mulai dari memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, menekan laju inflasi, hingga menjamin daya beli masyarakat dan perputaran omzet UMKM tetap bergairah selama bulan suci.
Namun, ia menegaskan bahwa regulasi keren apa pun yang dibuat pemerintah tidak akan pernah berdampak maksimal tanpa adanya sokongan doa dari para ulama dan kepercayaan penuh dari warga. Menurutnya, kota ini hanya akan berdiri kokoh jika umaro dan ulama bisa terus berjalan beriringan serta saling percaya.
Baca Juga: Mbak Wali Terima Studi Tiru NTT Pamerkan Kunci Sukses Kerajinan Tenun Tradisional Kota Kediri
Langkah sosial yang konsisten ditunjukkan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah pun mendapat apresiasi tinggi dari sang wali kota. Kepedulian yang rutin digelar saban tahun ini menjadi bukti sahih bahwa aktivitas keagamaan harus berdampak nyata pada kemanusiaan dan lingkungan sekitar.
Pesan menyentuh juga dilontarkan Mbak Wali untuk memompa semangat anak-anak yatim yang hadir. Ia meminta mereka untuk tetap percaya diri dan tidak merasa kecil hati, sebab pemkot berkomitmen penuh untuk mengawal hak pendidikan serta perlindungan mereka. Sementara kepada para penerima bantuan sembako, ia berharap paket tersebut bisa sedikit meringankan beban dapur selama Ramadan.
Bagi wali kota perempuan pertama di Kediri ini, momen Ramadan menjadi refleksi spiritual yang kuat bahwa jabatan yang ia emban adalah sebuah amanah besar untuk melayani masyarakat secara adil dan memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan.
Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, Sunarto, merinci bahwa dalam agenda sosial kali ini pihak panitia menyalurkan santunan tunai kepada 100 anak yatim serta membagikan 750 paket sembako untuk kaum dhuafa. Seluruh bantuan ini berhasil dihimpun berkat donasi gotong royong dari perorangan, komunitas, hingga dunia usaha.
Sunarto menambahkan, gerakan ini murni bertujuan untuk memperkuat tali ukhuwah sekaligus menjadi sumbangsih nyata dari pesantren demi mewujudkan visi Kota Kediri yang MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Nyaman) dengan menjunjung tinggi nilai toleransi.











