Kediri, Memo
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan dengan menempatkan data sebagai fondasi utama pengambilan kebijakan.
Sadar akan pentingnya akurasi informasi dalam memecahkan persoalan di lapangan, Mas Dhito secara konsisten mendorong jajaran pemerintah daerah untuk mewujudkan Satu Data Indonesia yang terintegrasi, guna memastikan setiap program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
Bagi Mas Dhito, data bukan sekadar angka atau deretan dokumen administratif, melainkan kompas yang menentukan arah kebijakan publik.
Ia sering menekankan bahwa kebijakan yang dibuat tanpa dukungan data yang valid berisiko tinggi menjadi salah sasaran atau bahkan tidak memberikan dampak signifikan. Oleh karena itu, ia memberikan perhatian besar pada sosialisasi dan penguatan statistik sektoral di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Baca Juga: DKPP Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Di Kabupaten Kediri Jelang Idul Adha
Sosok Bupati yang dikenal visioner ini memahami bahwa tantangan dalam birokrasi sering kali bersumber dari data yang terfragmentasi antar instansi. Mas Dhito berupaya mendobrak silo-silo informasi tersebut dengan mendorong sinkronisasi data antar sektor.
Dengan integrasi ini, ia berharap pemerintah daerah dapat memiliki satu referensi data yang akurat, sehingga pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Baca Juga: Mengurai Fakta Video Viral Dugaan Fee Proyek Koperasi Merah Putih Kediri, ASN Pemkab dengan TNI












