NGANJUK, MEMO – Terhitung sudah satu bulan proyek urugan milik PT Sukses Abadi Indonesia ( SAI) Gondang, Nganjuk beroperasi. Namun demikian, proyek yang dikontraktualkan itu belum terdeteksi secara pasti PT/CV mana yang memegang SPK dari PT SAI sebagai pelaksana proyek.
Pasalnya di lahan pengembangan PT SAI yang baru itu persisnya berada di belakang gedung lama PT SAI tidak terpampang papan nama proyek. Sehingga hal itu menimbulkan teka teki publik.
Baca Juga: Rombongan Relawan Kota Angin Hari Ini Santuni Paket Sembako Untuk Mbah Tuminah Bukur

Apalagi belum lama ini terdengar kabar bahwa pelaksanaan proyek urugan tersebut muncul dampak lingkungan yang dialami oleh salah satu warga sekitar pabrik produsen sepatu tersebut.
Sebut saja Hardi. Selama berjalanya proyek tersebut laki laki yang memiliki usaha tempat parkir di sekitar PT SAI tersebut selalu dihantui rasa was was sewaktu waktu dinding rumahnya ambrol.

Kekhawatiran itu disebabkan karena aktifitas keluar masuknya puluhan armada setiap hari melewati jalan persis disamping rumah Hardi.
” Kalau armadanya kecil mungkin tidak was was. Ini yang masuk setiap hari dump truk berukuran besar dengan sekali muatan hampir 25 kubik. Getaranya terasa sampai ke rumah,” keluhan istri Hardi saat ditemui di rumahnya hari ini ( Kamis,16/10/2025).

Kerusakan yang terjadi akibat persoalan itu satu persatu ditunjukkan istri Hardi. Diantaranya saluran pembuangan air hancur terlindas dump truk. Termasuk dinding rumahnya yang terbuat dari bata ringan mulai retak.












