NGANJUK, MEMO – Dalam sepekan terakhir ini Kabupaten Nganjuk kena teror limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 ). Ratusan tumpukkan glangsing berisi limbah padat berbau menyengat berwarna abu abu itu ditemukan di 5 titik lokasi.
Diantaranya di tengah kawasan hutan gunung kendeng Desa Pule Kecamatan Jatikalen, area persawahan Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron. Depan eks SPBU Desa Lestari ,Patianrowo dan area persawahan Desa Putren Kecamatan Sukomoro. Satu lagi di area hutan Dusun Nglempoh Desa Lengkong depan SMKN Lengkong.
Baca Juga: Team Baksos AWN Jadi Burbershop Dadakan, Tiga ODGJ Jalanan Dicukur Rapi

Dengan adanya temuan limbah berbahaya tersebut, Bupati Marhaen Jumadi ambil sikap tegas dengan melaporkan kejadian itu ke Aparat Penegak Hukum ( APH) untuk segera menangkap pelaku pembuangan limbah B3.
Baca Juga: Kesandung Perkara Korupsi APBDES, Kades Dadapan Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara
Begitu juga dari Dinas Lingkungan Hidup ( LH) Kabupaten Nganjuk juga gerak cepat melakukan koordinasi dengan stakeholder dan mengambil sampel limbah untuk dilakukan lab.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Protes Jalan Rusak Jadi Trend Publik , Dinas PUPR Kewalahan Terima Laporan
” Kita sudah melaporkan kejadian ini ke pihak APH. Harapanya bisa secepatnya pelaku pembuangan limbah berbahaya tersebut segera tertangkap,” ujar Bupati Marhaen saat setelah menyerahkan bantuan sosial kepada lansia dan siswa miskin di pendopo Pemkab.












