Example floating
Example floating
Peristiwa

Dandim Bondowoso Ajak Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Semangat Kebangsaan

Ferdi Ragil
×

Dandim Bondowoso Ajak Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Semangat Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, Memo

Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, berbagai daerah mulai diramaikan dengan kegiatan-kegiatan kemerdekaan. Namun, antusiasme masyarakat kali ini turut diwarnai fenomena unik: pengibaran bendera bergambar tokoh anime One Piece yang sempat viral di media sosial dan menuai tanggapan beragam, termasuk dari warga Bondowoso.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Menanggapi hal tersebut, Komandan Kodim 0822/Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, memberikan respons yang menenangkan. Ia menekankan pentingnya tetap menjaga makna nasionalisme di tengah kemeriahan peringatan kemerdekaan.

“Semua kegiatan peringatan HUT RI sebaiknya tetap berlangsung dengan meriah, tapi tidak melupakan esensi perjuangan bangsa. Sejumlah agenda juga sudah kami sinergikan dengan pihak Pemkab,” kata Achmad Yani, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Ia menyatakan bahwa jajaran TNI, khususnya Kodim Bondowoso, siap mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kegiatan HUT RI asalkan tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan tidak keluar dari semangat persatuan.

“Kami sangat mendukung jika acara-acara itu bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, asalkan tetap mengedepankan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Terkait pengibaran bendera nonresmi seperti yang menampilkan karakter fiksi, Dandim menganggap hal itu sebagai wujud kreativitas dan semangat anak muda. Namun ia mengingatkan, ekspresi tersebut sebaiknya tetap diarahkan agar tidak mengaburkan makna peringatan kemerdekaan.

“Fenomena semacam ini cukup kami respons dengan imbauan. Yang penting kami arahkan agar tetap sesuai dengan nilai-nilai nasionalisme,” jelasnya.

Letkol Achmad Yani juga menegaskan pendekatan humanis lebih dikedepankan daripada langkah represif. Ia menyebut bahwa kebebasan berekspresi tetap dilindungi, namun harus diselaraskan dengan semangat perjuangan bangsa.

“Kalau misalnya ada yang mengibarkan bendera karakter seperti One Piece, tentu tidak masalah selama tidak menggantikan simbol negara. Tapi sebaiknya tetap diarahkan agar tidak keliru dalam konteksnya,” ungkapnya.

Ia memastikan situasi di wilayah Bondowoso hingga saat ini aman dan kondusif. Belum ditemukan adanya pelanggaran serius terkait penggunaan atribut tidak resmi dalam kegiatan kemerdekaan.

“Kami terus memantau situasi. Jika ada hal yang perlu ditindaklanjuti, kami akan bekerja sama dengan aparat dan instansi terkait,” tegasnya.

Letkol Achmad Yani pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT RI sebagai sarana mempererat gotong royong serta meningkatkan kepedulian untuk membangun daerah.

“Pada akhirnya, semua elemen bangsa punya tujuan yang sama: mewujudkan Indonesia yang lebih maju, kuat, dan sejahtera,” pungkasnya.