Trenggalek, Memo –
Kabar gembira bagi para pengagum keelokan alam dan penjelajah petualangan! Gunung Wilis, melalui jalur Botoputih yang terletak di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, kini membuka diri sebagai destinasi wisata unggulan yang sayang untuk dilewatkan. Rute pendakian yang baru saja diresmikan ini menjanjikan sensasi mengarungi keindahan lanskap pegunungan dengan atmosfer alami yang terjaga serta hembusan udara sejuk yang menyegarkan jiwa.
Terwujud berkat kolaborasi apik antara Komunitas Prajurit Rimba dan masyarakat setempat yang bahu-membahu membuka akses menuju puncak, jalur pendakian ini menjadi oase bagi para pelancong, terutama para pendaki pemula yang ingin mencicipi pengalaman menaklukkan ketinggian tanpa harus berjibaku dengan medan yang terlalu menantang.
Setiap langkah di jalur ini akan disambut dengan panorama alam yang memanjakan indra penglihatan. Dengan estimasi waktu tempuh sekitar empat jam melalui lima pos pendakian yang tertata, para wisatawan akan dimanjakan oleh kerimbunan hutan pinus yang meneduhkan, hamparan kebun milik warga yang menghijau, serta hawa pegunungan yang menenangkan batin.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Sunyoto, menyambut antusias dibukanya jalur pendakian baru ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dibukanya jalur baru Gunung Wilis lewat Botoputih, Kecamatan Bendungan. Ini jelas merupakan potensi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat,” ujarnya penuh harap.
Sunyoto juga menekankan urgensi menjaga kelestarian jalur pendakian yang kini menjadi magnet wisata baru di Trenggalek. Menurutnya, kawasan ini tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang memesona, tetapi juga berpotensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil di sekitar area wisata.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Saat menjajal langsung pendakian jalur Botoputih, Sunyoto mengaku terkesan dengan keanekaragaman hayati yang masih terjaga. Ia menjumpai berbagai jenis tanaman liar yang alami, satwa yang masih lestari, serta jejak peninggalan budaya yang semakin memperkaya pengalaman berwisata. Kekayaan alam dan budaya ini, menurutnya, wajib dijaga dengan rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Para pecinta pendakian tidak akan menyesal datang ke sini. Apalagi dengan adanya teman-teman Prajurit Rimba Trenggalek yang sudah berpengalaman dalam membuka jalur pendakian,” tandasnya, memberikan jaminan pengalaman berpetualang yang tak terlupakan.
Gunung Wilis via Botoputih kini hadir sebagai alternatif destinasi wisata alam yang menjanjikan, sebuah perpaduan harmonis antara petualangan yang menguji adrenalin, keindahan alam yang memukau, dan nilai-nilai budaya lokal yang otentik, siap untuk dinikmati oleh siapa saja yang mendambakan kedamaian dan keindahan pegunungan.












