Example floating
Example floating
Birokrasi

Stop Gosip! Gerindra dan Golkar Buka Suara Soal Isu Mundurnya Sri Mulyani dari Kursi Menteri

Avatar
×

Stop Gosip! Gerindra dan Golkar Buka Suara Soal Isu Mundurnya Sri Mulyani dari Kursi Menteri

Sebarkan artikel ini

MEMO – Gelombang perbincangan di kalangan masyarakat Indonesia masih belum mereda terkait kabar santer mengenai Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang diisukan akan mengundurkan diri dari kabinet Presiden Prabowo Subianto. Menanggapi isu yang semakin menghangat ini, sejumlah tokoh penting dari partai Gerindra hingga Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, akhirnya memberikan tanggapan mereka.

Mari kita simak bersama respons dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Gerindra, Ahmad Muzani, Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, serta Bahlil Lahadalia terkait spekulasi mundurnya Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan.

Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

1. Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani

Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi atau gelagat dari Menkeu Sri Mulyani yang menunjukkan keinginan untuk meninggalkan kabinet Presiden Prabowo. Bahkan, Ketua MPR RI ini menilai bahwa Sri Mulyani terlihat baik-baik saja dan tetap fokus bekerja di pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Menteri PU Dody Hanggodo Berang Proyek Sekolah Rakyat di Nganjuk dan Kota Kediri Lamban, Beredar Isu Gratifikasi

“Tapi, saya belum mendengar (isu mundur Sri Mulyani). Bu SMI (Sri Mulyani) saya lihat ‘enjoy-enjoy’ saja, sejauh yang saya amati ya,” ungkap Muzani saat ditemui awak media di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17 Maret 2025).

2. Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad

Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri

Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo belum memiliki rencana untuk melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat. Informasi ini, diakui Dasco, didapatkannya setelah melakukan konfirmasi dengan pihak pemerintah.