MEMO – AC Milan menunjukkan mentalitas juara dengan sukses menaklukkan Como 1907 dalam lanjutan Serie A musim 2024/25 pekan ke-29. Pertandingan yang digelar di hadapan publik sendiri, San Siro, pada Minggu (16/3/2025) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Rossoneri. Tambahan tiga poin ini mengantarkan AC Milan naik ke peringkat 7 klasemen Serie A, menggeser rivalnya, AS Roma.
Sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Lucas de Cunha, AC Milan berhasil membalikkan keadaan berkat gol-gol dari Christian Pulisic dan Tijjani Reijnders.
Baca Juga: PSM Makassar Taklukkan Wakil Vietnam di Kandang Sendiri
Bermain di rumah sendiri, Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Yunus Musah hampir saja membawa tuan rumah unggul di menit ke-4, namun sayang, tembakannya masih sedikit melebar dari sasaran.
Como tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan. Pada menit ke-32, Nico Paz sempat mengancam gawang Milan. Menerima umpan dari Assane Diao, gelandang asal Argentina tersebut berhadapan satu lawan satu dengan kiper AC Milan, Mike Maignan.
Baca Juga: Manchester City Terlalu Perkasa, Hancurkan Bournemouth dan Segel Tiket Semifinal Piala FA
Justru Como yang berhasil mencuri gol lebih dulu pada menit ke-33. Lucas Da Cunha melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sukses merobek sisi kiri gawang Milan, membuat publik tuan rumah terdiam.
Memasuki babak kedua, Como kembali menebar ancaman. Da Cunha bahkan sempat mencetak gol keduanya di menit ke-50, namun sayang, gol tersebut dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) karena offside.
Baca Juga: Drama 5 Gol di Bernabeu! Madrid Pepet Barca di Puncak Klasemen
Dua menit berselang, AC Milan menunjukkan respons cepat. Sebuah umpan lambung matang dari Tijjani Reijnders berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Christian Pulisic yang melepaskan tendangan voli terukur, mengubah skor menjadi imbang 1-1.
Momentum berbalik ke arah Milan pada menit ke-75. Kali ini giliran Tijjani Reijnders yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan dari Tammy Abraham, Reijnders dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan bawah gawang Como, membawa Milan berbalik unggul 2-1.
Petaka menimpa Como di menit ke-90+1. Dele Alli harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung usai tinjauan VAR. Beberapa menit kemudian, giliran pelatih Como, Cesc Fabregas, yang diusir keluar lapangan akibat protes berlebihan.
Unggul jumlah pemain, Milan berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Kemenangan 2-1 di San Siro ini menjadi modal berharga bagi langkah Milan di sisa musim Serie A.












