Memasuki babak kedua, Como kembali menebar ancaman. Da Cunha bahkan sempat mencetak gol keduanya di menit ke-50, namun sayang, gol tersebut dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) karena offside.
Dua menit berselang, AC Milan menunjukkan respons cepat. Sebuah umpan lambung matang dari Tijjani Reijnders berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Christian Pulisic yang melepaskan tendangan voli terukur, mengubah skor menjadi imbang 1-1.
Baca Juga: PSM Makassar Taklukkan Wakil Vietnam di Kandang Sendiri
Momentum berbalik ke arah Milan pada menit ke-75. Kali ini giliran Tijjani Reijnders yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan dari Tammy Abraham, Reijnders dengan tenang menempatkan bola ke pojok kanan bawah gawang Como, membawa Milan berbalik unggul 2-1.
Petaka menimpa Como di menit ke-90+1. Dele Alli harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung usai tinjauan VAR. Beberapa menit kemudian, giliran pelatih Como, Cesc Fabregas, yang diusir keluar lapangan akibat protes berlebihan.
Baca Juga: Manchester City Terlalu Perkasa, Hancurkan Bournemouth dan Segel Tiket Semifinal Piala FA
Unggul jumlah pemain, Milan berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Kemenangan 2-1 di San Siro ini menjadi modal berharga bagi langkah Milan di sisa musim Serie A.












