Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa Hukum

Rahasia Kepercayaan Publik Terkuak! Keterbukaan Informasi Jadi Kunci Utama

Avatar
×

Rahasia Kepercayaan Publik Terkuak! Keterbukaan Informasi Jadi Kunci Utama

Sebarkan artikel ini
Rahasia Kepercayaan Publik Terkuak Keterbukaan Informasi Jadi Kunci Utama

MEMO – Ketua Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting bagi badan publik untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Keterbukaan informasi publik adalah kunci utama dalam membangun jembatan kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah,” ungkap Harry saat melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Kebun Kosong, Jakarta Pusat, Senin.

Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di tingkat kelurahan, serta menindaklanjuti rekomendasi dari hasil Evaluasi Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) tahun 2024.

Hasil kunjungan ini akan menjadi bagian penting dari laporan KI DKI Jakarta kepada Gubernur dan DPRD DKI Jakarta.

“Peta keterbukaan informasi tidak boleh terputus. Oleh karena itu, rekomendasi ini perlu segera diimplementasikan,” tegasnya.

Harry juga mendorong Kelurahan Kebun Kosong untuk meningkatkan pengelolaan PPID, tidak hanya melalui platform digital, tetapi juga melalui sarana dan prasarana konvensional, agar tetap mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami menyediakan dua jalur pelayanan informasi publik, yaitu digitalisasi dan layanan langsung melalui meja layanan, agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal,” jelas Harry.

Selain itu, ia menekankan pentingnya optimalisasi aksesibilitas informasi publik dengan melakukan pembaruan rutin terhadap Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK).

“Kami terus mendorong peningkatan tata kelola informasi, terutama dalam penyusunan DIP dan DIK, agar lebih transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Dia juga berharap Kelurahan Kebun Kosong dapat berkembang menjadi badan publik yang informatif dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat.

Sementara itu, Lurah Kebun Kosong, Alfalast Susetyo Dewanto, menyambut baik kunjungan dan rekomendasi yang diberikan oleh KI DKI Jakarta.

“Kami sangat mengapresiasi arahan yang diberikan dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sesuai dengan rekomendasi KI DKI Jakarta,” ujarnya.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh para ahli dan perwakilan PPID Provinsi DKI Jakarta, yang turut memberikan rekomendasi teknis untuk meningkatkan pengelolaan keterbukaan informasi publik di Kelurahan Kebun Kosong.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini