Tema pajak menjadi sorotan utama dalam diskusi para Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada 2024. Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menyuarakan pemikiran terkait hal ini.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Dalam perdebatan Cawapres, Cak Imin menyoroti kesenjangan antara orang kaya dan kelompok menengah ke bawah yang perlu diselesaikan. Ia mengusulkan usaha untuk menaikkan tarif pajak bagi orang-orang berada di golongan kaya.
Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih aktif dalam menggali penerimaan pajak dari kalangan kaya di Indonesia. Di sisi lain, mereka juga dapat mempertimbangkan penurunan pajak bagi golongan menengah ke bawah.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
“Diperlukan keyakinan bahwa kita bisa mengenakan pajak kepada 100 orang kaya sambil mengurangi beban pajak bagi masyarakat menengah di Indonesia,” ujar Cak Imin dalam debat kedua Pemilihan Presiden 2024 yang dikhususkan untuk calon wakil presiden, di Jakarta Convention Center pada Jumat (22/12/2023).
Analisis Rencana Peningkatan Pajak: Solusi Kesenjangan Ekonomi Capres 2024
Pendapat ini juga didukung oleh Anies. Baginya, penghasilan dan pajak yang dibayarkan oleh 100 orang terkaya di Indonesia bisa melebihi total 100 juta penduduk Indonesia. Hal ini menunjukkan ketimpangan yang signifikan.