
Kediri, Memo.co.id
Deadline yang diberikan Pemkot Kediri terhadap warga eks lokalisasi Semampir sudah berakhir. Ancaman Pemkot akan menggusur mereka hari ini, akan mendapat perlawanan warga.
Ratusan warga di Semampir Kediri sudah mempersiapkan bambu runcing untuk melawan aparat keamanan.
Sabtu pagi ini, sederetan masyarakat yang berada di RW 05 Semampir ini sudah sangat siap melakukan perlawanan terhadap kebijakan Pemkot. Mereka menyiapkan bambu runcing dan mengatur strategi melawan pemerintah daerah melalui instrumennya Satpol PP dan Kepolisian serta TNI.
Warga berkumpul dan menyiapkan bambu runcing, sebagaimana penjuang kemerdekaan. Menurut warga, kebijakan pemerintah di tangan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar telah mencederai hati nurani rakyat khususnya di RW 05 Semampir.
“Kami sudah menutup prostitusi di wilayah ini dan siap menumpas segala bentuk pecuran. Tetapi kami tidak rela rumah kami digusur. Ini adalah peninggalan orang tua kami terdahulu,” tandas Imam Ansori, tokoh warga, Sabtu (10/12/2016).
Kebanyakan masyarakat yang mendiami kawasan Eks Lokalisasi Semampir memang memilih bertahan di lokasi. Sementara itu, ada sebagian kecil dari mereka yang sudah mengemasi barang-barangnya dan pindah tempat.
Terpisah, Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menyatakan telah siap melakukan eksekusi terhadap eks Lokalisasi Semampir. Sesuai jadwal eksekusi bakal dimulai pada pukul 08.00 WIB ini. (mun )
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini











