Ada Kampung Pancasila di Trenggalek. Namanya Desa Karangrejo. Berada di Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Kampung ini dijuluki desa Pancasila karena mereapkan nilai nilai yang terkandung dalam 5 sila dalam Pancasila.
Sebutan Kampung Pancasila disematkan kepada Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek karena telah mengamalkan dan melaksanakan butir-butir Pancasila di kehidupan masyarakat di desanya.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Istilah itu disampaikan oleh Purwadi Kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, kepada awak media memo.co.id, di kediamannya, Ahad (17/4/2022).
Purwadi menuturkan, mengutip buku Prosiding Konggres Pancasila V oleh Sudjito, “program Kampung Pancasila dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi Pancasila. Sedangkan, proses pelaksanaannya mencakup bidang sosial, budaya, dan ilmiah”.
Dirinya mengatakan, bahwa Pemerintah memilih daerah yang dijadikan Kampung Pancasila dengan melihat tingkat toleransi agama serta kerukunan antar sesama warga yang tinggi.
Saat ditanya apa yang melatarbelakangi terbentuknya Kampung Pancasila?
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Kepala Desa itu menjelaskan, penegakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara merupakan tangung jawab bersama.
Penerapan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, sikap toleransi antar umat beragama, hidup damai tanpa konflik. Meskipun terdapat perbedaan agama, suku, dan ras, serta perbedaan prinsip dalam beragama atau beribadah,” terangnya
Purwadi Kepala Desa Karangrejo yang sudah menjabat 3 periode itu pun menambahkan, adapun tujuan dibentuknya Kampung Pancasila adalah untuk menciptakan suatu media pembelajaran Pancasila bagi masyarakat luas, agar semakin menumbuhkan kerukunan antar masyarakat karena penduduknya beragam.
Menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib menerapkan sila-sila Pancasila.
Warga Negara Indonesia, wajib memberikan penghormatan serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin bangsa, yang telah berhasil menggali dan merumuskan Pancasila sebagai dasar negara.
Adapun hasil yang diharapkan dari adanya program Kampung Pancasila ini, menurutnya adalah untuk peningkatan kecerdasan masyarakat dengan proses interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi Pancasila akan membentuk pribadi yang unggul.
“Pengembangan budaya melalui Pancasila juga akan menghasilkan kecerdasan spiritual. Kemudian, pengembangan sosial akan menghasilkan kecerdasan emosional, dan pengembangan ilmiah akan menghasilkan kecerdasan intelektual,” pungkasnya.












