Setiap tiga malam sekali dalam satu minggu, ibu-ibu Desa Berdaya Dedeta rutin mengaji di rumah salah seorang relawan Rumah Zakat, Omin Danopa. Acara mengaji dilakukan meliputi pembukaan, sesi saling mengoreksi bacaan dan materi tambahan.
Baca Juga: Prabowo Bongkar Kekuatan Zakat: Kunci Emas Lenyapkan Kemiskinan Indonesia
Materi tambahan ini sebagai charger ruhiyah untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan. Adapun
Baca Juga: Zakat "Hijau" Bikin Bumi Tersenyum! Inovasi Baznas Ini Bikin Melongo
kegiatan terakhir adalah sesi curhat. Di bagian ini biasanya ibu-ibu saling berbagi keluh kesah tentang
kesulitan hidup dan berbagai hal yang bisa meringankan beban pikiran. Season ini dibuat dalam rangka agar ukhuwah ibu-ibu pengajian semakin terjalin erat.
Baca Juga: Optimalkan Potensi Wakaf Selama Ramadhan, DKI Jakarta Siap Ciptakan Perubahan Sosial
Kabar baiknya, sejak program berantas buta huruf untuk lansia ini dibuat sekitar 2019 lalu, sudah lebih dari 10 orang yang berpindah dari iqra ke Alquran. Bahkan, di tahun 2021 ada sekitar tujuh orang yang masuk Islam di Desa Berdaya Dedeta.
Hingga saat ini mereka masih terus mendalami Islam serta bergabung untuk mempelajari Alquran.












