
Mojokerto ( Memo.co.id) – Bupati Mustofa Kamal Pasa (MKP) yang berdiri didampingi wakilnya, Pungkasiadi, menginstruksikan kepada seluruh jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk dapat bekerjasama mewujudkan pemerintahan lebih baik 5 tahun ke depan dan merumuskannya dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
“Banyak aspirasi masuk ke saya selama masa kampanye dan juga selama menjabat di periode sebelumnya. Dengan dibantu Mas Pung (sebutan akrabnya untuk sang wakil), serta komunikasi aktif dengan para SKPD, insyallah kita bisa menata pemerintahan yang lebih baik di 2016-2021 mendatang dengan segera merumuskan RPJMD,” bukanya dalam apel pagi di halaman Pemkab Mojokerto, Senin (22/2).
Sekretaris Daerah, Herry Suwito, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akmad Jazuli, memberikan sambutan selamat datang kepada Bupati dan wakilnya yang dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, pada 17 Februari lalu itu. Herry Suwito menyambut bupati dan wakilnya dengan semangat baru untuk kepemimpinan periode kedua lebih baik lagi.
“Kami menyampaikan selamat datang dan bertugas kembali memimpin Kabupaten Mojokerto dalam kurun waktu 5 tahun ke depan nanti. Tugas sudah di depan mata, baik aspek kemasyarakatan (bencana alam yang kerap terjadi), aspek pemerintahan (Pilkades serentak), dan aspek keuangan (penyerapan anggaran) untuk percepatan pembangunan sesuai instruksi presiden,” ujar Herry Suwito.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Percepatan Pembangunan di Desa
Bupati MKP juga menstimulus jajarannya agar bahu membahu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, bersih, dan berwibawa melalui penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang lebih profesional, aspiratif, partisipatif, dan transparan, sesuai dengan visi misi. Hal tersebut lebih lengkap Ia jabarkan dalam rapat staf usai apel pagi, di ruang rapat SBK di hari yang sama.
“Saya punya rancangan untuk mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat untuk berkumpul di pendopo guna membahas percepatan pembangunan di desa-desa. Saya juga memotivasi kepada para perangkat desa dan juga penyelenggara pemerintahan untuk membentuk ‘Desa Mandiri’. Dimana nantinya desa ini diberi anggaran untuk diserap sektor pembangunan, dari situ kemudian desa memberi kontribusi berupa PAD,” angannya.
Bupati memberi penekanan pentingnya komunikasi dua arah yang intens antar pemerintah dan masyarakat, supaya rancangan dan realita yang ada bisa berjalan berdampingan. Kedua hal tersebut merupakan komponen dasar dalam menentukan tepat tidaknya sebuah rancangan jangka panjang. Bupati ingin dari pada pemerintahan yang Ia pimpin pada periode kedua ini, SKPD lebih maksimal lagi dan memacu program kerja.
“SKPD tidak bisa santai-santai. Program pembangunan harus dipacu levelnya, pun begitu juga dengan pelaksanaan dan penyerapan anggarannya. Pembangunan harus rata dan tepat sasaran. Pemerintah pusat atas perintah presiden, terus memantau kita yang ada di daerah untuk mempercepat pembangunan dan penyerapan anggaran di Kabupaten Mojokerto,” tegas suami Ikhfina Mustofa Kamal Pasa tersebut.
Sementara Pungkasiadi yang masih baru dalam dunia birokrasi pemerintahan, menyatakan sikap tegasnya mengawal pemerintahan yang bersih dan bermartabat. Pung sapaan akrabnya, ingin agar percepatan kinerja aparatur pemerintah dibarengi dengan komunikasi terbuka agar semua amanat dapat terselesaikan dengan baik. ( wo )












