Madiun, Memo
Prinsip hidup itu penting, terutama bagi pejabat. Bila tidak memiliki prinsip yang kuat, akan mudah terombang ambing, terutama menyangkut lingkaran setan, praktek korupsi yang selama ini sulit di hilangkan di semua tataran birokrasi.
” Lebih baik nikah lagi daripada jadi seorang koruptor,” kata politisi PKB Kabupaten Madiun Sampun Hadam, yang juga seorang praktisi pendidikan. Lelaki yang pernah menjadi anggota DPRD di Kabupaten Madiun selama dua pereode tersebut, kini aktif sebagai Kepala SMK Model di Mejayan Kabupaten Madiun.
Tentang prinsip lebih baik nikah lagi dari pada menjadi serorang koruptor tersebut dimaknai sebagai pilihan yang ideal dari dua pilihan yang sama-sama tidak popular. Dua pilihan yang sama-sama dibenci oleh khalayak banyak.
Bedanya, kalau nikah lagi itu hanya menyakiti dua wanita. Sedang koruptor, adalah musuh bangsa dan masuh seluruh masyarakat Indonesia.
Kalau orang menikahi perempuan yang memang benar benar harus dinikahi Insya Allah mendapat berkah, kata Sampun Hadam. Menurutnya lagi,daripada mereka para pejabat berlomba lomba jadi seorang koruptor lebih baik nikah lagi aja. Kan dengan kita menikah kita juga halal menggauli nya.
Berbeda dengan seorang koruptor uang hasil korupsinya dibelanjakan dengan berpoya poya selingkuh sana sini. .” Jujur saja, saya jadi anggota DPRD dua periode ,Insya Allah saya tidak tergiur dengan yang namanya korupsi, Memang kalau menikah lagi, iya. Prinsif saya Menikah lagi YES korupsi No.” ( Dhanny )












