
NGANJUK,MEMO.CO.ID –
Petani bawang tewas, kemarin. Petani bawah merah diketahui bernama Sadiran,45, warga Dusun Plempoh Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso ,Nganjuk pada Senin sore (24/7) sekitar pukul 17.00 WIB ditemukan meninggal dunia disawah.
Penyebab kematian korban menurut keterangan Waimin ,50, salah satu saksi mata yang juga tetangga dekat korban dikarenakan penyakit epilepsi (ayan) yang diderita korban kambuh.
Dikatakan Waimin korban ditemukan tewas dalam posisi tertelungkap di parit (got) dengan mengenakan kaos oblong warna biru muda dengan celana panjang warna hitam.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
” Korban memang sudah lama memiliki riwayat penyakit epilepsi dan sering kambuhan,” terang Waimin kepada sejumlah awak media.
Awal ditemukanya korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa masih dikatakan Waimin saat dirinya akan menghidupkan mesin diesel yang jaraknya dengan TKP tidak jauh. ” Saya mengetahui kejadian ini saat saya mau menghidupkan mesin desel yang jaraknya tidak jauh dari TKP,” lanjutnya.
Melihat kejadian itu Waimin berusaha minta tolong kepada dua temannya yang berada disawah yaitu saudara Jayus dan Saeran.
Dengan kejadian ini ketiga saksi mata langsung melapor ke pamong setempat. Atas laporan itu oleh perangkat desa setempat diteruskan lapor kepihak polsek setemat. Dan dalam waktu tidak lama mobil patroli dari polsek Rejoso mendatangi TKP dan membawa jasad korban ke RSUD Nganjuk untuk dilakukan otopsi. (adi)












