Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Tiga Tahun, Bea Cukai Kediri Sita Ratusan Ribu Rokok Tanpa Pita Cukai

A. Daroini
×

Tiga Tahun, Bea Cukai Kediri Sita Ratusan Ribu Rokok Tanpa Pita Cukai

Sebarkan artikel ini
razia pita cukai
razia pita cukai
razia pita cukai
razia pita cukai

Kediri, Memo.co.id

Kantor pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBN TMC) Kediri mengadakan release kinerja hasil penangkapan selama kurun 3 tahun,Selasa (11/7/17).

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Dalam kurun waktu 3 tahun Petugas KPPBC TMC kediri berhasil mengamankan antara lain 432.970 batang rokok tanpa pita cukai, Minuman beralkohol tanpa pita cukai 2.063 liter, 325 paket pos benih tanaman dan kiriman pos berupa airsoftgun, sex toys, handphone, kosmetik dan obat-obatan sebanyak 494 paket pos.

Gatot Sugeng Wibowo, Kabid Penindakan dan Penyidikan, menjelaskan bahwa pada Tahun 2017 mengalami penurunan terkait hasil operasi Barang Kena Cukai (BKC) sebesar 27,51% dibanding tahun sebelumnya.

Dihadapan sejumlah wartawan pada Selasa (11/7/2017), dijelaskan bahwa Kantor Wilayah Bea Cukai Kediri melakukan penindakan terbagi dua, BKC dan non BKC. Berdasarkan data mulai Tahun 2014 dilakukan 80 kali penindakan, di Tahun 2015 terjadi 100 kali penindakan dan di Tahun 2016 naik 192 kali penindakan.

“Pada Tahun 2017 sampai semester pertama ini, kita telah melakukan penindakan sebanyak 167 kasus,” terang Gatot Sugeng Wibowo. Harapan ke depan, keberadaan media akan digandeng untuk mengantisipasi kasus cukai yang diindikasikan marak baik di Wilayah Kediri dan Malang.

Penegasan juga disampaikan Kepala KPPBC Kediri, Turanto Sih Wardoyo, selama periode Tahun 2016 sampai 2017, pihaknya berdasarkan 13 kali hasil penindakan tembakau tanpa pita cukai mengamankan 432.970 batang. Kemudian terkait Minuman Mengandung Ethil Alkohol (MMEA) tanpa pita cukai sebanyak 2.063 liter dari 25 kali penindakan. Kiriman pos berupa kosmetik, sex toys, handphone, airsoft gun, obat kefarmasian, alat bedah, mesin bekas dan benih tanaman berhasil mengamankan 494 paket kiriman melalui pos.

“Dari 494 paket, sebanyak 325 paket pos berupa benih tanaman dan tumbuhan, kami serahkan ke Balai Basar Karantina Pertanian Surabaya dan sisanya sebanyak 110 paket pos telah dimusnahkan,” jelas Turanto.

Selanjutnya, seluruh barang hasil penindakan tersebut di atas, kini telah ditetapkan statusnya sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN) dengan perkiraan nilai sebesar Rp 90.6 milyar dan Barang Milik Negara (BMN) dengan perkiraan nilai sebesar Rp 189 milyar.

Pada penghujung acara, Gatot Sugeng Wibowo, Kabid Penindakan dan Penyidikan akan menggelar operasi BKC serentak dengan target 150 kegiatan. “Operasi nanti akan dibagi beberapa kantor, salah satunya di Kediri mendapat target 22 kali operasi dengan prioritas utama tembakau,” pungkasnya.(eko)

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini