
FOTO : Wakapolres Nganjuk, Kompol Toni.S.
NGANJUK,MEMO.CO.ID –
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Gebrakan perdana Tim Saber Pungli dibawah komando Wakapolres Nganjuk Kompol Toni.S banyak mendapat apresiasi positif dari lapisan masyarakat. Sebanyak 7 kepala desa, diantaranya Kades Sugihwaras, Rowoharjo, Bandung, Tegaron, Gondanglegi, Baleturi dan Kades Sanggrahan, akan diperiksa polisi terkait kasus suap pejabat di Kecamatan Prambon Nganjuk.
Tidak heran, paska berhasil mengungkap dan menangkap tangan bendahara desa dan kepala seksi di kecamatan prambon serta berhasil mengamankan barang bukti berupa 7 amplop berisi uang sejumlah Rp 14 juta , kini tim saber pungli mulai kebanjiran pengaduan dari masyarakat.
” Aduan persoalan pungli dari masyarakat mulai bermunculan, tapi kita masih fokus satu kasus dulu ,” ujar wakapolres saat dikonfirmasi diruang kerjanya.
Masih dikatakan Wakapolres, untuk penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor Kecamatan Prambon sampai saat ini sudah ada tujuh orang yang dipanggil. Dari jumlah itu terdiri dari satu orang bendahara desa, dua orang pegawai di kecamatan prambon dan tiga kepala desa.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
” Empat kepala desa lainnya akan menunggu panggilan penyidik rencananya habis lebaran. Karena saat ini masih fokus arus mudik lebaran ,” imbuhnya.
Sekedar informasi dari tujuh kepala desa yang sudah dan akan dimintai keterangan penyidik diantaranya kades Sugihwaras, Rowoharjo, Bandung, Tegaron, Gondanglegi, Baleturi dan kades Sanggrahan.(adi)












