Ulama juga berkata,
لا تزوج ابنتك إلا من تقي، إذا أحبها أكرمها وإن كرهها لم يظلنها.
Baca Juga: Ini Rahasia Tersembunyi di Balik Istidraj yang Mengejutkan Anda!
“Jangan nikahkan putrimu melainkan dengan orang yang bertakwa, karena jika orang yang bertakwa itu mencintai anakmu, maka dia akan memuliakannya, dan jika dia tidak mencintai putrimu maka dia tidak akan menzaliminya.”
2. Disarankan agar seorang wanita memilih pria yang punya pengetahuan mendalam tentang Kitab Suci Alquran dan Sunnah Nabi, sehingga nantinya dia akan bisa mengajarinya. Tentu saja ini sangat bagus.
Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Khusyuk Saat Ibadah Sholat Menurut Ustadz Annisaroni
3. Bagaimana menilai perilaku laki-laki yang baik: ‘Umar ibn al-Khattab r.a. mengandalkan tiga parameter dalam menilai perilaku seorang laki-laki. Dia bertanya, “Apakah kau pernah pernah melakukan transaksi dagang dengannya? Apakah kau pernah bepergian dengannya? Apakah kau pernah menjadi tetangganya? Jika tidak, maka janganlah menilai orang itu karena kau belum benar-benar berurusan dengannya.”












