Example floating
Example floating
Daerah

68 Orang Meninggal, 14 Orang Hilang, Akibat Banjir Bandang Flores

Avatar
×

68 Orang Meninggal, 14 Orang Hilang, Akibat Banjir Bandang Flores

Sebarkan artikel ini
68 Orang Menimnggal, 14 Orang Hilang, Akibat Banjir Bandang Flores
68 Orang Menimnggal, 14 Orang Hilang, Akibat Banjir Bandang Flores

“Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado, sebanyak tiga warga meninggal dunia, satu orang lainnya hilang, sedangkan 40 KK terdampak,” ujar Raditya.

Selain jatuhnya korban jiwa, peristiwa alam ini juga berakibat pada putusnya lima jembatan dan puluhan rumah warga tertimbun lumpur, seperti di Desa Nelelamadike. Serta puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Selain di Kabupaten Flores Timur, banjir juga terjadi di Kabupaten Malaka, NTT pada Minggu (4/4), pukul 08.00 WITA. Diduga banjir dipicu oleh hujan intensitas tinggi hingga debit air Sungai Benenai meluap.

Banjir di Kabupaten Malaka ini berdampak di Kecamatan Malaka Tengah (Desa Naimana, Fahiluka, Kawalu, Railor, Bereliku), Kecamatan Malaka Barat (Desa Motaain, Oan Mane, Sukun, Fafoe, Lasaen, Umatoos, Rabasa, Rabasa Haerain, Loofoun, Maktihan, Naas, Motaulun), Kecamatan Weliman (Desa Forekmodok, Lamudur, Wederok dan Kleseleon), Kecamatan Wewiku (Desa Halibasar) dan Kecamatan Kobalima (Desa Lalekun Barat).

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

“Dampak banjir berupa ratusan rumah terendam dengan ketinggian air hingga 1,5 meter. Banjir mengakibatkan jembatan penghubung kantor BPBD dengan ibukota Kabupaten Malaka terputus,” ungkap Raditya. ( ed ) )