Menariknya, ritual ini diawali langsung oleh Sultan Sepuh XIV yang memukul beduk pertama kali, kemudian diikuti oleh para abdi dalem dan masyarakat sekitar. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa pada malam harinya, umat Muslim sudah harus menjalankan salat Tarawih.
3. Pawai Obor
Di berbagai daerah di Indonesia, Pawai Obor menjadi salah satu tradisi khas yang tak terpisahkan dalam menyambut Ramadan, begitu pula di Cirebon.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Sebelum pawai dimulai, para peserta terlebih dahulu melaksanakan salat Isya berjamaah, menambah suasana religius dalam perayaan ini. Tak hanya sekadar menonjolkan aspek spiritual, Pawai Obor juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Itulah tiga tradisi khas masyarakat Cirebon dalam menyambut bulan suci Ramadan. Meski hanya diselenggarakan setahun sekali, namun tradisi ini tetap dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat sebagai bagian dari warisan budaya yang berharga.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup












