Example floating
Example floating
BLITAR

14 Perguruan Silat Blitar Desak PAW Ketua IPSI, Katiman Dituding Tak Netral

Prawoto Sadewo
×

14 Perguruan Silat Blitar Desak PAW Ketua IPSI, Katiman Dituding Tak Netral

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Rasa Tunggal (Persatu), Imam Pamuji, mengaku pihaknya sudah lama mencoba menyampaikan berbagai persoalan organisasi kepada IPSI Kabupaten Blitar. Namun menurutnya, aspirasi yang disampaikan tidak pernah mendapat kepastian.

“Kami sudah menyampaikan persoalan sejak tahun lalu. Bahkan sampai mengurus legalitas dan berkonsultasi ke Kesbangpol maupun KONI karena merasa tidak ada kejelasan dari IPSI Kabupaten Blitar,” kata Imam.

Baca Juga: Tanam Tebu Perdana Program Bongkar Ratoon 2026 Dimulai, Kabupaten Blitar Optimistis Lampaui Target Nasional

Ia menyebut kondisi tersebut memunculkan rasa ketidakadilan di kalangan perguruan. Karena itu, dirinya mendukung langkah evaluasi total terhadap kepengurusan IPSI Kabupaten Blitar.

“Kami tidak ingin organisasi ini terus menjadi sumber polemik. Yang dibutuhkan sekarang adalah pembenahan dan kepemimpinan yang bisa merangkul semua perguruan,” ujarnya.

Baca Juga: Polemik KONI Memanas Pemkot Kaji Opsi Penyaluran Dana Hibah Olahraga Langsung Ke Cabor Kota Blitar Demi Atlet

Dalam forum tersebut, sejumlah perguruan juga menyampaikan berbagai keluhan lain. Ada yang mengaku atletnya sulit lolos dalam pertandingan, ada pula yang mempertanyakan transparansi penggunaan iuran organisasi.

Perwakilan perguruan lain bahkan mengaku tidak pernah mendapatkan undangan kegiatan maupun bantuan pembinaan meski rutin mengikuti agenda organisasi. Dugaan ketidakadilan dalam pelaksanaan event besar seperti Bupati Cup juga ikut mencuat dalam pembahasan.

Baca Juga: Perwosi Smash Turney 2026 Bikin Blitar Bergelora, Ribuan Penonton Serbu Arena Voli

Hasil pertemuan kemudian melahirkan kesepakatan bersama untuk menyusun surat resmi berisi aspirasi dan pengaduan kepada IPSI Kabupaten Blitar. Selain itu, para perguruan juga mendesak dilaksanakannya Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua IPSI Kabupaten Blitar sesuai mekanisme organisasi.

Mereka berharap langkah tersebut menjadi jalan untuk memperbaiki tata kelola organisasi agar lebih terbuka, profesional, dan mampu mengayomi seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Blitar.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Ketua IPSI Kabupaten Blitar, Katiman, belum memberikan tanggapan atas munculnya mosi tidak percaya dari 14 perguruan pencak silat tersebut.**