Example floating
Example floating
Home

Wiranto Antar Eks Kader Hanura Bergabung ke PPP dan Golkar

A. Daroini
×

Wiranto Antar Eks Kader Hanura Bergabung ke PPP dan Golkar

Sebarkan artikel ini
Wiranto-Antar-Eks-Kader-Hanura-Bergabung-ke-PPP-dan-Golkar

“Hari ini ternyata memang banyak (eks-kader Partai Hanura) yang memilih PPP sebagai rumah perjuangan yang baru,” kata Wiranto di hadapan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.

Masuknya 100 kader baru yang pernah berkiprah di Partai Hanura mendapat sambutan hangat dari PPP. Juru Bicara DPP PPP, Usman M. Tokan, mengatakan gerbong politikus yang dibawa Wiranto akan menjadi tambahan amunisi bagi partainya dalam menghadapi Pemilu 2024.

Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta

Saat ini, nama-nama yang diserahkan sedang dibahas di Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) PPP. “Untuk ditempatkan di dapil-dapil basis yang mereka bina selama ini,” ujar M Tokan.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pendaftaran bakal calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten dan kota untuk Pemilu 2024 berlangsung pada 1-14 Mei 2023.

Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup

Pendaftaran bakal calon anggota DPR RI oleh partai politik dan bakal calon anggota DPD RI dilakukan di Kantor KPU RI di Jakarta. Sedangkan pendaftaran bakal calon anggota DPRD provinsi dilakukan di kantor KPU provinsi masing-masing.

Demikian juga untuk bakal calon anggota DPRD kabupaten dan kota, pendaftarannya digelar di KPU kabupaten dan kota masing-masing. Pendaftaran bakal calon anggota DPD RI hanya bisa dilakukan oleh 700 bakal calon yang telah dinyatakan memenuhi syarat minimal dukungan pemilih dan sebaran untuk mengikuti Pemilu 2024.

Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan

Diharapkan dengan bergabungnya eks kader Partai Hanura ke PPP dan Golkar dapat memperkuat kedua partai dalam menghadapi Pemilu 2024. Perpindahan partai tersebut dilakukan berdasarkan pilihan politik masing-masing kader, bukan dengan cara militer. Saat ini nama-nama kader baru sedang dibahas di Lajnah Pemenangan Pemilu PPP dan Golkar untuk ditempatkan di dapil-dapil basis yang mereka bina selama ini.