Sumenep, Memo
Saat bertandang ke Sumenep, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno sempat mencicip minuman dan makanan ciri khas Sumenep. Salah satunya yang memikat perhatiannya ialah ‘wedang pokak’. “Minuman ini rasanya nikmat sekali. Kesannya hebat,” sebut Sandi saat meneguk wedang pokak.
Wedang Pokak adalah minuman herbal ciri khas Sumenep. Rasa jahe yang cukup kental, ditambahkan wewangian beragam rempah-rempah, dipadankan dengan manis alaminya gula merah, memang membuat minuman yang ini betul-betul beri kesegaran.
Ada dua jenis pokak yang dikenali di Sumenep, yaitu Pokak Saripah dan Pokak Keraton. Dahulu, minuman ini khusus dibikin untuk melayani beberapa tamu kehormatan. Bahan khusus minuman ini ialah jahe dan gula merah. Diperlengkapi dengan rempah-rempah seperti cengkeh, pala, serai, dan merica, cukup membuat minuman ini dapat menghangatkan badan.
Bagi Sandiaga Uno, wedang pokak benar-benar pantas jadi branding ciri khas Sumenep yang punyai harga jual. Bahkan juga benar-benar patut jadi ‘welcome drink’ untuk beberapa tamu yang bertandang ke Sumenep.
“Pokak saripah atau pokak keraton, saya telah rasakan semua, sama nikmat. Pengen hangat, ingin dingin, tidak kurangi kepuasan minuman ini. Benar-benar pantas jadi welcome drink,” katanya.
Sandiaga S. Uno ada di Sumenep pada Selasa (24/05/2022) untuk penempatan batu pertama pembangunan Rumah paket untuk pelaku UMKM. Rumah paket yang mempunyai sarana Halal HUB itu dibuat di Taman Tajamara Sumenep. “Wedang pokak ini tinggal packagingnya saja yang dibenahi. Kelak dapat ditolong karena ada rumah paket untuk UMKM,” katanya.
Dalam kunjungan ke Sumenep, selainnya resmikan Rumah Kemasam UMKM Halal HUB, Sandiaga Uno mendatangi Workshop Peningkatan Kab/Kota Kreatif. Disamping itu, dia berkunjung Desa Wisata Keris Aeng Tong-tong.












