Example floating
Example floating
UMKM

UMKM Indonesia Topang Pertumbuhan Kredit, Korporasi Masih Minus

A. Daroini
×

UMKM Indonesia Topang Pertumbuhan Kredit, Korporasi Masih Minus

Sebarkan artikel ini

MEMO.co.id

UMKM Indonesia Topang Pertumbuhan Kredit, Korporasi Masih Minus – Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, saat ini pertumbuhan kredit dalam negeri ditopang oleh sektor UMKM. Sebab, kinerja kredit korporasi masih mencatatkan pertumbuhan negatif.

Baca Juga: Jeritan Pedagang Kecil: Syarat KPR Terlalu Tinggi

Ia menjelaskan, hingga akhir Juni 2021 kredit UMKM mampu tumbuh 2,35% atau tumbuh lebih tinggi dari total kredit yang tercatat 0,59% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan, kredit korporasi masih mencatatkan minus 2,02% dan kredit ritel tumbuh tipis 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Dari Dapur Rumah Raup Rupiah, Kisah Inspiratif Pengusaha Seblak di Papua Barat

“Bahwa memang pertumbuhan (kredit) ini sekarang ini lebih didukung oleh UMKM,” ujarnya dalam konferensi pers KSSK, Jumat (6/8/2021).

Menurutnya, pertumbuhan kredit UMKM ini utamanya ditopang oleh insentif yang diberikan oleh pemerintah. Diantaranya adalah subsidi bunga, jaminan kredit serta bantuan modal kerja.

Baca Juga: Ratusan Ribu UMKM Kantongi Sertifikasi SNI di Awal Tahun 2025

“Inilah yang membuat bangkitnya UMKM lebih cepat dibandingkan dengan debitur besar tadi dan ini tentunya akhirnya akan memberikan spillover positif terhadap debitur-debitur besar,” jelasnya.