Ular Mengelabui Predator dengan Pura-Pura Mati Dramatis

Ular Mengelabui Predator dengan Pura-Pura Mati Dramatis
Ular Mengelabui Predator dengan Pura-Pura Mati Dramatis

MEMO

Studi terbaru mengungkap bahwa beberapa spesies ular memiliki kemampuan unik untuk mengelabui predator dengan meniru kematian, termasuk mengubah penampilan seperti bangkai dan bahkan mengeluarkan darah dari mulut. Penelitian ini, yang diterbitkan dalam jurnal Biology Letters pada Mei 2024, membahas strategi ini sebagai mekanisme umum dalam pertahanan diri hewan terhadap predator.

Bacaan Lainnya

Strategi Ular ‘Pura-Pura Mati’ untuk Bertahan Hidup

Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa beberapa spesies ular memiliki kemampuan meniru kematian dengan mengubah penampilan mereka seperti bangkai dan bahkan memuntahkan darah dari mulut mereka untuk mengelabui pemangsa. Penemuan ini didokumentasikan dalam makalah yang diterbitkan di jurnal Biology Letters pada tanggal 8 Mei 2024.

Menurut peneliti, strategi ini merupakan mekanisme umum dalam pertahanan diri hewan terhadap predator, ditemukan pada berbagai jenis hewan seperti serangga, ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia.

Meskipun umum, efektivitas strategi ini dalam mengelabui predator masih membingungkan dan menjadi subjek perdebatan ilmiah. Vukašin Bjelica, seorang peneliti dari Universitas Beograd, Serbia, yang turut menulis studi ini, menjelaskan bahwa ada berbagai teori yang berbeda tentang asal-usul perilaku meniru kematian ini. Beberapa teori menganggapnya sebagai respons yang sadar, sementara yang lain mengaitkannya dengan respons pertahanan primitif.

Pendekatan Evolusioner dalam Pertahanan Ular terhadap Pemangsa Alaminya

Peneliti dari University of Belgrade melakukan studi pada populasi ular dadu di Golem Grad, Makedonia Utara, untuk memahami lebih dalam tentang perilaku ini. Mereka mengamati 263 ular dadu dan melakukan simulasi predator untuk menguji respons ular saat dihadapkan dengan ancaman pemangsa.

Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa ular menunjukkan perilaku meniru mati dengan cara yang dramatis, seperti membuka mulut lebar-lebar, mengolesi diri dengan kotoran, dan bahkan mengeluarkan darah dari mulut mereka. Ular yang mengeluarkan darah dari mulutnya terbukti menghabiskan waktu rata-rata dua detik lebih sedikit untuk berpura-pura mati dibandingkan dengan yang tidak.

Pos terkait