Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Ujian Empati Pejabat Blitar di Tengah Gejolak Sosial

Prawoto Sadewo
×

Ujian Empati Pejabat Blitar di Tengah Gejolak Sosial

Sebarkan artikel ini

Berbeda dengan sang bupati, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menuai kritik lantaran tidak hadir ketika gedung DPRD dirusak massa. Bahkan sehari sebelumnya, Beky terlihat menghadiri rapat paripurna dengan mengendarai mobil sport BMW bernilai miliaran rupiah.

Ironisnya, usai rapat mobil mewah tersebut sempat tersangkut di perempatan Kanigoro hingga membuat heboh warganet. Video kejadian itu viral di media sosial dan menimbulkan spekulasi publik.

Baca Juga: Investigasi Solar Subsidi, Wartawan di Tulungagung Babak Balur Dikeroyok

“Apakah wabup sedang mabuk?” tulis seorang netizen di salah satu akun media sosial.

Ketiadaan Beky dalam penanganan pascakerusuhan pun dianggap masyarakat sebagai tanda kurangnya kepedulian. Sejumlah warga menilai perbedaan empati antara bupati dan wabup kini semakin terlihat jelas.

Baca Juga: Samanhudi Nyatakan Mundur, Elim Gantikan Pimpin KONI Kota Blitar

Masyarakat Blitar berharap para pejabat lebih peka terhadap kondisi sosial dan penderitaan rakyat. Bagi mereka, saat kantor DPRD hancur, fasilitas umum rusak, dan barang-barang dijarah, pejabat seharusnya hadir di tengah masyarakat.

“Ini waktunya para pejabat diuji. Rakyat bisa menilai siapa yang benar-benar peduli dan siapa yang hanya pamer kekayaan,” ujar seorang tokoh masyarakat Blitar yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Fatatoh Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Larung Sesaji sebagai Warisan Budaya

Ujian empati ini diyakini akan menjadi tolok ukur kepercayaan publik ke depan. “Rakyat akan mencintai pejabat yang sederhana dan mau turun langsung, bukan yang hanya muncul saat keadaan nyaman,” tambahnya.**