Example floating
Example floating
Home

UII Serukan Darurat Kenegarawanan, Rektor Kritik Praktik Politik!

A. Daroini
×

UII Serukan Darurat Kenegarawanan, Rektor Kritik Praktik Politik!

Sebarkan artikel ini

Rektor Fathul Wahid menyoroti penggunaan kekuasaan yang cenderung memihak golongan tertentu dan merugikan demokrasi. Salah satu indikatornya adalah pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden yang dipertanyakan etikanya. UII mendesak Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki praktik kenegarawanan dengan tidak memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan politik pribadi atau keluarga.

Mereka juga menyerukan agar lembaga negara seperti DPR dan DPD aktif dalam menjalankan fungsi pengawasan agar pemerintahan tidak melanggar konstitusi. Sivitas akademika UII juga mengajak semua pihak untuk terlibat dalam menjaga integritas pemilihan umum demi terwujudnya pemerintahan yang sah dan berbasis demokrasi yang sehat. Keseluruhan pernyataan ini diharapkan menjadi panggilan moral bagi seluruh anak bangsa untuk merawat nilai-nilai demokrasi dan keadilan di Indonesia.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Rektor UII Tegaskan Pentingnya Prinsip Moral dan Demokrasi

Pernyataan sikap UII mencerminkan keprihatinan mendalam terhadap dinamika politik Indonesia, khususnya menjelang Pemilihan Umum 2024. Mereka menyerukan agar praktik politik dipandu oleh prinsip-prinsip moral, demokrasi, dan keadilan sosial, serta mengingatkan pemerintah untuk berperan sebagai pemimpin yang netral dan adil bagi semua pihak.