Informasi yang diperoleh Memo di rumah sakit tersebut, anak panah yang menancap di kepala Rahmat berhasil dicabut melalui operasi selama kira-kira 2 jam. Saat ini, Rahmat masih mendapat perawatan intensif di Ruang High Care Uniy (HCU) RSUD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon.
Kejadian tersebut bermula saat seorang pelajar tiba-tiba dipanah kepalanya saat turun dari mobil angkutan umum di Jalan Brigjend Dharsono Bypass, Kota Cirebon, Senin (15/1/2018). Korban bernama Rahmat Setiawan siswa kelas XII Mesin SMKN 1 Cirebon. Saat kejadian itu, Rahmat bersama teman-temannya hendak berangkat sekolah.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan












