Tim Reaksi Cepat (TRC) dari tingkat Kecamatan Munjungan bergerak sigap bersama elemen TNI, Polri, perangkat desa setempat, serta partisipasi aktif dari masyarakat sekitar untuk melakukan asesmen lokasi terdampak dan membersihkan material longsor yang menutupi area tersebut.
Di samping itu, BPBD Kabupaten Trenggalek juga telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah dengan tingkat kerawanan longsor tinggi, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya longsor susulan, terutama saat kondisi cuaca menunjukkan hujan deras dengan durasi yang lama.
Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung
“Kami mengimbau kepada seluruh warga yang mendiami zona rawan pergerakan tanah agar lebih berhati-hati dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mendapati tanda-tanda awal akan terjadinya longsor,” tambah Stefanus menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mitigasi bencana.
Hingga saat ini, situasi di lokasi longsor dilaporkan relatif stabil dan aman, namun demikian, tingkat kesiapsiagaan tetap ditingkatkan sebagai langkah antisipatif guna mencegah kemungkinan terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.












