“Dengan struktur kepemimpinan yang baru, UM Surabaya diharapkan semakin kokoh dalam meraih visinya sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Indonesia,” tambahnya.
Dalam arahannya, Mundakir menyoroti tiga fokus utama transformasi berkelanjutan di UM Surabaya. Pertama, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), termasuk peningkatan jumlah dosen dengan jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar dalam dua tahun mendatang.
Kedua, penguatan implementasi Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai ciri khas utama Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA). Ketiga, percepatan program internasionalisasi dan digitalisasi kampus untuk memperkuat posisi UM Surabaya di kancah global.
“Saat ini, UM Surabaya telah mengantongi akreditasi unggul. Oleh karena itu, posisi kampus harus terus ditingkatkan dari tingkat nasional ke internasional melalui berbagai kerja sama global,” jelasnya.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung
Pelantikan wakil rektor baru ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin; Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Dr. Sukadiono; dan Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetyo.












