Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Tradisi Gropyok Iwak, Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam

Avatar
×

Tradisi Gropyok Iwak, Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam

Sebarkan artikel ini
Gropyok iwak, Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam

Kediri, Memo
Tradisi Gropyok iwak. Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam. Matahari baru saja mengintip di ufuk timur, tapi Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, sudah dibanjiri semangat. Pada Minggu (6/7/2025), ratusan warga tumpah ruah di aliran air besar yang keruh, bukan untuk mencari nafkah biasa, melainkan merayakan sebuah ritual kuno yang berbalut kegembiraan: Gropyok iwak.

Ini bukan sekadar menangkap ikan, melainkan sebuah simfoni tahunan, penanda Tahun Baru Hijriah (Bulan Suro dalam penanggalan Jawa), yang mengikat erat kebersamaan dan merajut kembali kisah kearifan lokal.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Di tengah lumpur yang mengental, terlihat laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak, berbaur dalam satu tujuan. Dengan perkakas sederhana bernama susuk, mereka berlomba-lomba merasakan sensasi berebut ikan, seolah kembali ke masa lalu yang penuh kesederhanaan.

Yono, salah satu peserta, tak bisa menyembunyikan senyum lebarnya saat berhasil mengangkat seekor ikan kutuk seberat 5 kilogram – sebuah “harta karun” yang akan segera berpindah ke dapur rumahnya.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun

“Ini tadi dapat ikan kutuk, beratnya 5 kilogram, ya seneng bisa ikut melestarikan tradisi tahunan, nanti mau dimasak untuk dimakan bersama keluarga,” ujarnya, menggambarkan kebahagiaan sejati yang terpancar dari sebuah tangkapan sederhana.

Di balik hiruk-pikuk Gropyok iwak, ada makna yang lebih dalam. Rudi Widiyanto, salah satu panitia pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian tak terpisahkan dari rangkaian Bersih Desa yang rutin digelar setiap Muharram.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri