Holik menambahkan bahwa pemindahan maskapai ini dilakukan sesuai dengan instruksi regulator guna melakukan re-balancing atau penyesuaian operasional maskapai di Bandara Soekarno-Hatta. Sebelumnya, hanya Terminal 1A yang beroperasi, dan kini Terminal 1B telah mulai berfungsi kembali.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pada akhir tahun 2025 atau awal 2026, seluruh Terminal 1, 2, dan 3 di Bandara Soekarno-Hatta akan kembali beroperasi secara optimal.
“Dengan selesainya revitalisasi ini, ketiga terminal akan berfungsi penuh, sehingga layanan untuk calon penumpang dan operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dapat berjalan lebih maksimal,” pungkasnya.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta












