Example floating
Example floating
NGANJUK

Tekan Angka Stunting, KDMP Desa Klurahan Siapkan Unit Usaha Budidaya Ikan Tematik

Mulyadi Memo
×

Tekan Angka Stunting, KDMP Desa Klurahan Siapkan Unit Usaha Budidaya Ikan Tematik

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Dalam rangka untuk mensukseskan Proyek Strategis Nasional ( PSN). Salah satunya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) beserta unit usahanya di seluruh desa di Indonesia, pemerintah pusat mulai menggerakkan program program bantuan dalam bentuk hibah yang ada di sejumlah kementrian RI.

Salah satunya dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Tepatnya di tahun anggaran 2025, kementrian tersebut telah menurunkan program bantuan berupa budidaya ikan tematik ke sejumlah desa.

Baca Juga: 10 Tahun Pengajuan Tiga Sertifikat Pemecahan Dan Balik Nama Tak Kunjung  Jadi,Mantan Sekdes Ngringin Terancam Dipolisikan, Ada Apa ????

Tujuan dan sasaranya tidak lain untuk dijadikan salah satu unit usaha sektor perikanan di KDMP. Termasuk untuk menopang kebutuhan protein di program Makan Bergizi Gratis ( MBG).

Baca Juga: Sosialisasi Bisu, Warga Dawuhan Stop Pengurukan Lahan Milik PT MAS, Tante Yulma Desak Daerah Ojo Turu Wae

” Kalau kebutuhan protein ikan kepada masyarakat terpenuhi maka kasus stunting bisa ditekan sekecil mungkin,” ujar Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk , Jusuf Satrio usai memotong pita sekaligus menabur benih ikan lele di 24 kolam buatan di Desa Klurahan ,Ngronggot hari ini ( Selasa,13/01/2026).

Baca Juga: Harisun : BULOG Siap Bayar GKP Petani Tepat Waktu, Asal Laporan Tidak Dadakan

Tahun 2026 ini masih kata Jusuf Satrio Di Kabupaten Nganjuk baru ada dua desa yang mendapatkan bantuan program budidaya ikan tematik dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Yaitu di Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot dan Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso.

” Untuk bantuan yang turun di Desa Klurahan ada 60 ribu benih ikan lele yang ditabur di 24 kolam buatan. Masing masing kolam diisi 2500 bibit ikan lele,” terangnya juga.

Masa panennya disampaikan juga oleh Jusuf setiap tiga bulan sekali. Berarti dalam satu tahunnya bisa panen sebanyak tiga kali. Jadi kalau jumlah benih ikan yang dibantukan sebanyak 60 ribu maka dalam sekali panen bisa menghasilkan berat kotor sekitar 6 ton.

” Karena dalam satu tahun bisa panen 3 kali maka berat kotor bisa mengjasilkan kisaran 18 ton ikan lele segar. Melalui program ini semoga bisa menopang kebutuhan usaha di KDMP dan bisa dijadikan bahan konsumtif di MBG,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Klurahan, Suhadi, S.E menambahkan bahwa dengan bantuan ini diprioritaskan untuk dimasukkan bagian dari unit usaha KDMP Klurahan.

” Harapanya dengan hadirnya usaha budidaya ikan tematik ini bisa menghidupkan perputaran modal dan laba KDMP. Tentunya juga bisa memberikan keuntungan khususnya bagi seluruh anggota KDMP,” jelas Suhadi

Tidak kalah pentingnya masih kata Suhadi, dengan budidaya ini untuk jangka panjangnya bisa untuk mensuplay kebutuhan ikan di dapur MBG yang ada di Desa Klurahan.

” Atas nama pemerintah desa , saya mengucapkan beribu terimakasih atas bantuan benih ikan lele dari kementrian kelautan dan perikanan semoga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya para anggota KDMP di desa kami,” tuturnya.

Untuk diketahui dalam acara louncing tabur benih ikan lele di Desa Klurahan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Nganjuk, Cuk Widiyanto, Camat Ngronggot ,Muhammad Makrup, Danramil Ngronggot, Kapten Joko Setiyoko beserta jajaran penyuluh dan para anggota KDMP. ( Adi )