NGANJUK, MEMO – Dalam rangka untuk mensukseskan Proyek Strategis Nasional ( PSN). Salah satunya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) beserta unit usahanya di seluruh desa di Indonesia, pemerintah pusat mulai menggerakkan program program bantuan dalam bentuk hibah yang ada di sejumlah kementrian RI.
Salah satunya dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Tepatnya di tahun anggaran 2025, kementrian tersebut telah menurunkan program bantuan berupa budidaya ikan tematik ke sejumlah desa.

Tujuan dan sasaranya tidak lain untuk dijadikan salah satu unit usaha sektor perikanan di KDMP. Termasuk untuk menopang kebutuhan protein di program Makan Bergizi Gratis ( MBG).
Baca Juga: Respect Sosial Spirit AWN Peduli Kaum Marginal, Begini Kiprahnya...
” Kalau kebutuhan protein ikan kepada masyarakat terpenuhi maka kasus stunting bisa ditekan sekecil mungkin,” ujar Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk , Jusuf Satrio usai memotong pita sekaligus menabur benih ikan lele di 24 kolam buatan di Desa Klurahan ,Ngronggot hari ini ( Selasa,13/01/2026).

Tahun 2026 ini masih kata Jusuf Satrio Di Kabupaten Nganjuk baru ada dua desa yang mendapatkan bantuan program budidaya ikan tematik dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Yaitu di Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot dan Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso.
” Untuk bantuan yang turun di Desa Klurahan ada 60 ribu benih ikan lele yang ditabur di 24 kolam buatan. Masing masing kolam diisi 2500 bibit ikan lele,” terangnya juga.













