Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Strategi Sinergi Pemerintah Kabupaten Kediri Dukung Visi Besar Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

A. Daroini
×

Strategi Sinergi Pemerintah Kabupaten Kediri Dukung Visi Besar Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
  • Sinergi Pemerintah Kabupaten Kediri
  • Bupati Hanindhito Himawan Pramana dan jajaran Forkopimda Kediri menghadiri Rakornas 2026 untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pusat.
  • Fokus utama kerja sama mencakup percepatan swasembada pangan, kemandirian energi, hingga penguatan program Makan Bergizi Gratis di level lokal.

Implementasi Program Prioritas Presiden dan Penguatan Swasembada Pangan Kediri

Langkah konkret menuju visi Indonesia Emas 2045 semakin diperkuat melalui kolaborasi lintas sektoral antara pusat dan daerah. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), bersama Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa dan jajaran Forkopimda, hadir langsung dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC).

Mengusung semangat persatuan, Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen penuh untuk menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto ke dalam kebijakan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Hadiri Rakornas Pemerintah 2026 di Sentul

Pesan Persatuan: Kerja Bersama Tanpa Sekat Golongan

Dalam forum strategis tersebut, Presiden menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional bergantung pada soliditas seluruh elemen bangsa. Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa yang mewakili Mas Bupati Dhito menyatakan bahwa Kabupaten Kediri siap melepas segala ego golongan demi kepentingan rakyat.

Prinsip gotong royong menjadi landasan utama bagi Pemkab Kediri dalam menjalankan roda pemerintahan, selaras dengan pesan Presiden bahwa Indonesia harus bergerak sebagai satu kesatuan yang utuh.

Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan

“Arahan Bapak Presiden sangat jelas, kita harus bekerja bareng-bareng tanpa melihat latar belakang golongan yang berbeda. Di Kediri, kami terus mengupayakan agar seluruh program pembangunan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” ungkap Dewi Mariya Ulfa saat memberikan keterangan terkait poin penting pidato kepresidenan.

Pertanian Sebagai Tulang Punggung Kedaulatan Pangan

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan dalam Rakornas adalah ambisi besar Indonesia untuk mencapai swasembada pangan dan energi. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Kabupaten Kediri memegang peran vital dalam mendukung target tersebut.

Baca Juga: Misteri Sosok Guru Dalam Skandal Manipulasi Naskah Ujian Dan Sistem CAT

Di bawah kepemimpinan Mas Dhito, sektor pertanian bukan sekadar mata pencaharian mayoritas penduduk, melainkan basis utama pembangunan ekonomi daerah.

Inovasi teknologi dan modernisasi alat mesin pertanian terus digalakkan untuk meningkatkan produktivitas komoditas unggulan seperti padi, cabai, jagung, dan tebu.

Upaya ini merupakan bentuk sinkronisasi nyata dengan visi pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional dari guncangan global. Mas Dhito menempatkan produktivitas petani sebagai prioritas tertinggi guna memastikan pasokan pangan tetap stabil dan petani semakin sejahtera.

Selain urusan perut, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama. Pemkab Kediri secara aktif menyelaraskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dengan kebijakan nasional.

Uniknya, Kediri memiliki program mandiri yang berjalan beriringan, yakni pendirian sekolah sistem boarding school khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Langkah ini dinilai efektif sebagai instrumen pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan berkualitas.

“Kami di daerah terus menyelaraskan program-program Mas Bupati Dhito, seperti sekolah boarding untuk warga prasejahtera, dengan program prioritas yang dicanangkan pusat. Tujuannya satu, agar dampaknya dirasakan nyata oleh warga Kediri,” jelas Dewi menambahkan.

Melalui momentum Rakornas 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri optimis bahwa sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah akan mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.

Dengan menjaga kekompakan dan soliditas, visi Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaulat di tahun 2045 diharapkan bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Apa tujuan utama kehadiran Pemkab Kediri di Rakornas 2026? Tujuannya adalah untuk menyinkronkan program pembangunan di Kabupaten Kediri dengan program prioritas Pemerintah Pusat menuju Indonesia Emas 2045.

  2. Komoditas apa saja yang diunggulkan Kediri untuk swasembada pangan? Kabupaten Kediri fokus pada peningkatan produktivitas padi, cabai, jagung, dan tebu sebagai komoditas unggulan nasional.

  3. Bagaimana cara Pemkab Kediri mengatasi kemiskinan melalui pendidikan? Salah satu langkah inovatifnya adalah mendirikan sekolah dengan sistem boarding school yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu secara gratis.

  4. Apa poin utama pesan Presiden yang dibawa oleh Pemkab Kediri? Pesan utamanya adalah pentingnya bekerja bersama sebagai satu kesatuan tanpa memandang perbedaan golongan demi kesejahteraan rakyat.