Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Strategi Kepemimpinan Mas Dhito Menekan Angka Kemiskinan Kabupaten Kediri Hingga 4,71 Persen

A. Daroini
×

Strategi Kepemimpinan Mas Dhito Menekan Angka Kemiskinan Kabupaten Kediri Hingga 4,71 Persen

Sebarkan artikel ini
Strategi Kepemimpinan Mas Dhito Menekan Angka Kemiskinan Kabupaten Kediri Hingga 4,71 Persen

Mas Dhito juga dikenal sangat aktif melakukan supervisi langsung ke lapangan. Ia tidak segan untuk turun ke desa-desa guna memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar terserap oleh warga yang memenuhi kriteria.

Pendekatan “jemput bola” ini memungkinkannya untuk memetakan kendala yang dihadapi masyarakat secara real-time. Dengan komunikasi yang egaliter, ia mampu membangun kepercayaan warga, sehingga program pemerintah dapat berjalan lebih mulus karena dukungan penuh dari masyarakat lokal.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Selain intervensi ekonomi, Mas Dhito juga memprioritaskan perbaikan akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Ia percaya bahwa kemiskinan seringkali berkaitan erat dengan keterbatasan akses terhadap layanan publik.

Oleh karena itu, sinergi antar dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri menjadi harga mati yang ia minta untuk selalu dijaga demi menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Kepemimpinan Mas Dhito dalam isu kemiskinan juga mencerminkan keberanian untuk melakukan evaluasi rutin. Setiap program yang dinilai kurang efektif akan langsung dirombak atau diganti dengan metode baru yang lebih relevan dengan kondisi lapangan.

Keberhasilan menekan TPT hingga 4,71 persen menjadi bukti nyata bahwa keberpihakan pemimpin kepada rakyat kecil, jika dibarengi dengan manajemen birokrasi yang lincah, akan menghasilkan dampak sosial yang nyata dan terukur.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang