Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan hasil kerja sama dengan distributor minyak goreng Minyak Kita untuk menekan harga di pasaran.
“Kami berupaya menyediakan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau. Saat ini, harga minyak goreng kemasan di pasaran mencapai Rp17.000 per liter, namun melalui operasi pasar ini, masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga Rp14.700 per liter,” jelas Darmadi.
Baca Juga: Soal Tiket Pantai Serang, Pemdes Tegaskan Ada Pajak dan Bagi Hasil
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Disperindag akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan pasokan bahan pokok tetap aman selama Ramadhan hingga Lebaran.
“Kami berharap langkah ini dapat menekan kenaikan harga dan membantu masyarakat agar tidak terbebani biaya kebutuhan pokok,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan distributor minyak goreng Minyak Kita, Yulius, menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pemkab Blitar.
“Sebagai distributor, kami berkomitmen untuk membantu pemerintah menjaga stabilitas harga minyak goreng di Kabupaten Blitar. Kami telah memasok minyak goreng kemasan ini ke beberapa pasar dan pertokoan untuk memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat,” ucap Yulius.
Ia juga berharap kerja sama ini bisa terus berjalan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Kami ingin memastikan bahwa warga bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau, terutama di momen penting seperti Ramadhan dan Idul Fitri,” pungkasnya.**












