Team PUNOKAWAN tidak hanya menyantuni wanita jompo sebatangkara saja, namun para janda miskin dan orang lansia dalam kondisi sakit serta kelompok anak yatim.
” Untuk hari ketiga masih fokus pada orang tua dan anak yatim. Termasuk anak jalanan akan kita sisir di pusat perkotaan. Biar sama sama merasakan ,” terang Puguh Santoso selaku koordinator team PUNOKAWAN.

Ditanya misi dibalik bakti sosial ini dijelaskan Puguh Santoso hanya satu yaitu untuk mengasah kepekaan sosial. Artinya wartawan tidak hanya disibukkan dengan rutinitasnya sebagai pekerja profesi yang mengemban tugas sebagai kontrol publik saja. Namun lebih dari itu untuk menjadi tauladan masyarakat.
Baca Juga: Pajak Minerba Beku, PAD Nganjuk Kecolongan Ratusan Juta
” Secara tidak langsung kita membangun image jurnalis biar lebih bermartabat. Jangan sampai menyandang merk negatif di mata masyarakat,” pungkas Puguh Santoso. ( Adi )












