NGANJUK, MEMO – Respect sosial. Itulah spirit Aliansi Wartawan Nganjuk ( AWN) hadir dalam rangka membangun kepedulian terhadap kaum marginal.
Uluran tangan para kuli tinta itu tidak hanya mengisi agenda moment Hari Pers Nasional ( HPN ) saja., tapi lebih dari itu menyampaikan edukasi dalam tindakan sosial dengan formula membagikan paket sembako dan uang.

Memasuki hari kedua gerakan sosial AWN hari ini ( Selasa,17/02/2026), team PUNOKAWAN ( sebutan bolo AWN) menyisir di lima kecamatan sekaligus. Yaitu Kecamatan Brebek, Loceret, Baron,Tanjunganom dan Kecamatan Ngronggot.
Jumlah penerima santunan yang disambangi oleh team PUNOKAWAN tidak kurang dari 55 warga miskin. Masing masing mendapatkan bantuan berupa satu kantong beras berisi @ 5 kg dan uang senilai Rp 50 ribu.

Team PUNOKAWAN tidak hanya menyantuni wanita jompo sebatangkara saja, namun para janda miskin dan orang lansia dalam kondisi sakit serta kelompok anak yatim.
” Untuk hari ketiga masih fokus pada orang tua dan anak yatim. Termasuk anak jalanan akan kita sisir di pusat perkotaan. Biar sama sama merasakan ,” terang Puguh Santoso selaku koordinator team PUNOKAWAN.

Ditanya misi dibalik bakti sosial ini dijelaskan Puguh Santoso hanya satu yaitu untuk mengasah kepekaan sosial. Artinya wartawan tidak hanya disibukkan dengan rutinitasnya sebagai pekerja profesi yang mengemban tugas sebagai kontrol publik saja. Namun lebih dari itu untuk menjadi tauladan masyarakat.
” Secara tidak langsung kita membangun image jurnalis biar lebih bermartabat. Jangan sampai menyandang merk negatif di mata masyarakat,” pungkas Puguh Santoso. ( Adi )
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












