NGANJUK, MEMO – Sesuai data statistik dari Perum BULOG ( Badan Urusan Logistik ) Cabang Kediri, jumlah Penerima Bantuan Pangan ( PBP) tahun ini di Kabupaten Nganjuk tercatat ada sekitar 201.543 warga miskin. Dengan volume pasokan beras yang didistribusikan ke 20 kecamatan sebanyak 6.046.289 kg atau mencapai 92,57%.
Penyaluran Bantuan Pangan ( Banpang) secara serentak dibagikan ke 284 desa/Klurahan se Kabupaten Nganjuk di minggu ke tiga bulan September 2026.
Masing masing penerima bantuan pangan ( PBP) yang terdaftar sebagai penerima program bantuan perlindungan sosial berupa Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) masing masing menerima 30 kg beras.
” Program bantuan sosial ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dengan Perum BULOG (Kantor Cabang Kediri) untuk mengendalikan inflasi dan menjamin ketahanan pangan rumah tangga,” terang Harisun selaku Pimpinan Cabang Perum Bulog Kediri .
Jenis beras yang didistribusikan ke masyarakat dikatakan Harisun jenis medium berkualitas baik atau layak konsumsi.
” Penyaluran dilakukan secara serentak melalui kelurahan/desa setempat dan dipantau langsung oleh dinas terkait untuk memastikan ketepatan sasaran yang didistribusikan ,” ungkap Harisun saat diklarifikasi melalui nomor WhatsAppnya.
Bantuan 30 kg beras kepada masing masing PBP masih kata Harisun adalah bantuan akumulatif selama tiga bulan. Terhitung dari bulan juli,Agustus dan September. Setiap bulanya PBP menerima haknya sebesar 10 kg.
” Alhamdulillah selama proses pembagian beras ke masyarakat desa dan kota SE kabupaten Nganjuk aman terkendali tidak ada protes” pungkas Harisun. ( Adi)












