Selain itu, Chengdu Bureau of Commerce dan CCPIT Chengdu berkolaborasi dengan Meorient International Exhibition Co. Ltd sebagai penyelenggara. Acara ini juga mendapat dukungan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Kamar Dagang dan Industri Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), CEO Business Forum Indonesia, serta Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (PERPIT).
“Diperkirakan lebih dari 30 ribu pengunjung akan hadir dalam pameran yang berlangsung selama tiga hari,” tambahnya.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Ke depannya, Pameran Dagang B2B China Homelife Indonesia akan terus berkomitmen dalam membangun platform sebagai pilihan utama untuk mendukung kerjasama bisnis antara perusahaan-perusahaan China dan Indonesia.
Hal ini untuk membantu perusahaan-perusahaan China dalam memasuki pasar global, menemukan lebih banyak peluang bisnis serta kerjasama, sambil juga membuka kesempatan lebih luas bagi perusahaan lokal dan konsumen di Indonesia.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
B2B China Homelife Indonesia ke-5: Tonggak Penting Kerjasama Ekonomi Indonesia-China dalam Pameran Dagang
CEO Meorient, Galvin Fang, menekankan pentingnya acara ini bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok yang ingin mengembangkan bisnis di Asia Tenggara. Pameran yang menyajikan lebih dari 2.000 booth dan teknologi canggih telah mencerminkan inovasi dalam mendukung produk ‘Made in Tiongkok’ untuk merambah pasar internasional.
Dukungan dari berbagai lembaga seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), KIKT, CEO Business Forum Indonesia, serta PERPIT, menambah signifikansi acara ini sebagai langkah penting dalam memperluas kesempatan bisnis bagi perusahaan lokal di Indonesia.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan












