Example floating
Example floating
Home

Rahasia Sukses Indonesia dalam Pertanian yang Menghebohkan Dunia!

Alfi Fida
×

Rahasia Sukses Indonesia dalam Pertanian yang Menghebohkan Dunia!

Sebarkan artikel ini
Rahasia Sukses Indonesia dalam Pertanian yang Menghebohkan Dunia!
Rahasia Sukses Indonesia dalam Pertanian yang Menghebohkan Dunia!

Sebagaimana diungkapkan oleh Khudori, pada masa itu, pertanian Indonesia lebih maju daripada negara-negara tetangga. Namun, situasinya kini telah berbalik.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa kebijakan India dalam sektor pangan, termasuk upaya untuk menghindari penipisan stok pangan di dalam negeri, mirip dengan apa yang dilakukan Indonesia pada masa Orde Baru.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Ia juga menyoroti komitmen India untuk mensubsidi petani secara besar-besaran dalam hal pupuk dan bunga. Semua pupuk dan bunga tersebut diberikan kepada petani tanpa tawar-menawar, mirip dengan praktik irigasi dan pupuk pada masa Orde Baru di Indonesia.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Lemhannas, Presiden Soeharto telah menerapkan kebijakan Pelita yang berfokus pada Trilogi Pembangunan, yang bertujuan untuk mencapai stabilitas harga dan kebutuhan pangan. Pada tahun 1973, pemerintah di bawah kepemimpinan Soeharto mendirikan Serikat Petani Indonesia dan memulai “revolusi hijau” untuk mencapai swasembada beras.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Pada periode ini, perhatian dan dukungan terhadap masalah agraris sangat besar, dan hasilnya, pada tahun 1984, Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan, khususnya beras. Namun, setelah itu, fokus kebijakan berpindah ke sektor industri akibat ambisi industrialisasi, sehingga pencapaian swasembada tersebut tidak dapat dipertahankan dalam beberapa tahun berikutnya.

Dampak Peran Indonesia dalam Pengelolaan Pertanian dan Perberasan Bagi Tetangga Sejauh Ini

Kesimpulannya, peran Indonesia sebagai pelopor dalam pengelolaan pertanian telah memberikan dampak positif bagi negara-negara tetangga, yang sekarang menjadi pesaing utama dalam produksi beras. Artinya, sementara Indonesia pernah menjadi guru, saat ini Indonesia belajar dari keberhasilan tetangga dalam mencapai kemandirian pangan. Hal ini mencerminkan pergeseran dinamika dalam industri pertanian di kawasan ini.

Baca Juga: Taman Terbuka Hujau di Kota Pare, Berkembang Jadi Destinasi Wisata Baru