Proses seleksi untuk program ini tidak ada perbedaan dengan proses seleksi karyawan pada umumnya, karena didasarkan pada kompetensi dan kualifikasi pendidikan. Semua orang dengan level pendidikan D3 hingga S1 serta berbagai pengalaman kerja berkesempatan untuk melamar.
Para kandidat yang lulus tahap seleksi akan mengikuti Online Assessment Test, Panel Interview, dan Medical Check Up sebelum menjadi bagian dari program ini.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Audi Dhaneswara, selaku HR Development FFI dan juga project leader program ini, menyatakan bahwa tantangan utama adalah menemukan bidang pekerjaan dan posisi yang tepat bagi para peserta.
Oleh karena itu, FFI melibatkan karyawan sebagai mentor yang membantu merancang kegiatan pembelajaran selama tiga bulan.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Young Flaggers for Differently-Abled Talent: Program Magang Inklusif yang Menginspirasi
Selama berlangsungnya program Young Flaggers for Differently-Abled Talent, para peserta didampingi oleh karyawan FFI yang berperan sebagai mentor.
Mereka tidak hanya membantu dalam tugas-tugas harian para peserta, tetapi juga bertindak sebagai agen perubahan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan produktif di FFI.
Para peserta program memberikan kesaksian positif tentang pengalaman mereka. Muhammad Naufal Al Hadi, salah satu peserta yang ditempatkan di Divisi Human Resource, mengungkapkan bahwa program ini memberikan kesempatan emas untuk belajar dan mengembangkan diri.
Ardian Wahyu Hidayat, yang ditempatkan di Divisi Tax, menyatakan bahwa program ini adalah kesempatan baginya untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, sambil merasa dihargai dan diterima dengan baik di lingkungan kerja.
Clarina Az Zahra Noor, yang ditempatkan di Divisi Sales, menganggap program ini sebagai kesempatan baik untuk mengasah keahliannya dan memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan.
Achmad Faiz Sanusi, yang ditempatkan di Divisi ICT (Information and Communication Technology), mengakui bahwa program ini memberikan peluang bagi individu dengan keterbatasan untuk meningkatkan keterampilan, performa, pengalaman, dan wawasan di dunia kerja.
Program Young Flaggers for Differently-Abled Talent menunjukkan komitmen FFI untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan memberikan kesempatan bagi semua individu, tanpa memandang kondisi fisik mereka.
Dengan program ini, diharapkan FFI dapat menjadi contoh perusahaan yang memberdayakan dan mendukung para talenta muda berbakat dengan disabilitas untuk meraih kesuksesan dalam karier mereka.
Inklusivitas di Frisian Flag Indonesia: Meningkatkan Peluang Kerja Bagi Penyandang Disabilitas
Kesuksesan program Young Flaggers for Differently-Abled Talent membuktikan bahwa inklusivitas bukanlah sekadar kata-kata, melainkan aksi nyata yang memberi peluang lebih luas bagi talenta muda berbakat dengan disabilitas.
Selain itu, program ini juga berhasil menghapuskan stigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas dengan menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan dan potensi yang tak kalah dengan individu lainnya.
Dengan demikian, Frisian Flag Indonesia telah menetapkan standar tinggi dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, menginspirasi perusahaan lain untuk mengadopsi langkah serupa, dan membuka pintu lebih lebar bagi para penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam dunia kerja.












