Sandiaga berpesan agar semua pihak terus meningkatkan ekonomi kreatif di Jember karena pada dasarnya Kabupaten Jember memiliki potensi baik dari segi carnaval budaya yang terkenal yakni Jember Fashion Carnaval (JFC), musik, tari, wisata religi, maupun pariwisata.
“Mari sinergikan dengan program satu pesantren satu produk. Mendukung program santri digitalpreneur dan bisa dikembangkan menjadi pilot project, sehingga Jember semakin terdepan dengan mandiri pangan dan energi,” ujarnya.
Baca Juga: Jeritan Pedagang Kecil: Syarat KPR Terlalu Tinggi
Ia menjelaskan Kemenparekraf mendorong terciptanya wirausaha muda sebagai tulang punggung ekonomi dengan target tercapainya 4,4 juta lapangan kerja di 2024.
Sementara Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan Kabupaten Jember memiliki sebanyak 650 pesantren yang memiliki santri sekitar 500 orang, namun kalau pesantren dibawah 500 santri tentunya mencapai ribuan.
Baca Juga: KUR PMI Kini di Bawah Kendali BP2MI, Ini Alasannya
“Kami juga melakukan pembinaan terhadap UMKM di pesantren, sehingga ada 41 koperasi di pesantren yang dijadikan percontohan wajib masuk ke dalam elektronik katalog UMKM Jember,” katanya.












