Example floating
Example floating
BLITAR

Priyo Suhartono Raih Sekda Terbaik Kategori Vision di ADGLA 2025, Rekam Jejak Panjang Sang Birokrat Visioner

Prawoto Sadewo
×

Priyo Suhartono Raih Sekda Terbaik Kategori Vision di ADGLA 2025, Rekam Jejak Panjang Sang Birokrat Visioner

Sebarkan artikel ini
Priyo Suhartono Raih Sekda Terbaik Kategori Vision di ADGLA 2025

“Terima kasih juga untuk Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin, dan Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba serta seluruh jajaran Pemkot Blitar yang telah bersinergi demi kemajuan Kota Blitar tercinta ini,” imbuhnya.

Ketua Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI), Muhammad Faisal, menegaskan bahwa posisi Sekda adalah tulang punggung transformasi digital.

Baca Juga: SLHS Terbit, IPAL Diduga Abal-Abal: SPPG Tlumpu Dikepung Pertanyaan, OPD Kota Blitar Saling Lempar Tanggung Jawab

“ADLG Award ini mengapresiasi peran strategis Sekda sebagai koordinator transformasi digital di daerah,” jelas Faisal.

Menurutnya, proses penilaian dilakukan oleh tim ahli independen—tanpa intervensi, tanpa ‘pesanan’. Jumlah peserta pun terus melonjak: dari 76 Sekda pada 2022 menjadi 207 Sekda se-Indonesia pada 2025.

Baca Juga: Respons Cepat Polres Blitar, Arena Judi Sabung Ayam di Bajang Langsung Dibongkar

Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyoroti urgensi transformasi digital di pemerintahan. Ia menyebut penetrasi internet Indonesia pada 2025 diproyeksikan mencapai 80,66 persen.

“Ke depan, kita bersiap menuju Pemerintahan Digital. Bedanya, bukan cuma pengakuan pemerintah penyedia layanan, tapi pengakuan dari masyarakat yang menikmati layanan kita,” kata Sherlita.

Baca Juga: SPPG Tlumpu Disorot, Menu MBG di SMAN 1 Kota Blitar Dinilai Tak Layak, IPAL Bermasalah

Ia menegaskan posisi Sekda sebagai ‘sumbu utama’ kebijakan digital.

“Keteladanan Sekda adalah kunci keberhasilan implementasi yang efektif. Ini sejalan dengan Perpres 95/2018 tentang SPBE dan Perpres 82/2003 tentang percepatan transformasi digital,” ujarnya.

Prestasi demi prestasi yang diraih Priyo Suhartono memperkuat citranya sebagai birokrat yang stabil, visioner, dan minim kontroversi. Ia bukan tipe pejabat yang gemar tampil, tetapi bekerja dalam alur yang tertib, sistematis, dan berorientasi pada hasil.

Penghargaan ADLGA 2025 ini menjadi penanda baru bahwa konsistensi seorang Sekda dapat membawa percepatan pembangunan—bukan lewat gestur besar, tetapi lewat disiplin harian dan kepemimpinan yang terukur.