Hasan Nasbi menjelaskan bahwa penggunaan stairlift akan menghemat waktu dan tenaga, sehingga kunjungan ke Borobudur bisa lebih efisien. “Dari lantai 5 ke lantai 8 atau sampai lantai 7 itu nanti pakai stairlift supaya waktunya lebih efisien,” jelasnya.
Juru Bicara Istana Kepresidenan itu juga menegaskan bahwa pemasangan stairlift di bawah pengawasan Kementerian Kebudayaan ini bersifat sementara dan tidak akan merusak struktur asli Candi Borobudur.
“Tidak ada paku, tidak ada bor. Jadi hanya ditaruh dan didudukan. Jadi nanti ketika itu selesai, bisa dibongkar dengan mudah,” tutup Hasan, memastikan bahwa keutuhan situs bersejarah tetap terjaga.












